Bawa Samurai dan Gergaji, 3 Pelajar SMP Ditangkap Polisi

Dharmawan Hadi, iNews · Selasa 07 Desember 2021 01:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 06 340 2512915 bawa-samurai-dan-gergaji-3-pelajar-smp-ditangkap-polisi-VUBAENzFlj.jpg 3 pelajar Sukabumi yang diamankan polisi (foto: dok istimewa)

SUKABUMI - Tiga pelajar yang akan menyerang salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) lain di Kota Sukabumi, diamankan petugas Kepolisian Polsek Cikole karena kedapatan membawa senjata tajam di Jalan R Syamsudin SH Kota Sukabumi, tepatnya di depan Kantor Balai Kota Sukabumi, Senin (6/12/2021).

Ketiga pelajar tersebut tertangkap tangan membawa samurai dan gergaji oleh petugas yang akan mengamankan unjuk rasa mahasiswa ke Wali Kota Sukabumi, yang bertempat di kantor Balai Kota Sukabumi terkait Analisi Dampak Lingkungan (AMDAL) pembangunan pedestrian Jalan Ahmad Yani.

Baca juga:  Tawuran Dua Kelompok Pelajar Pecah di Flyover Klender Jaktim

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sy Zainal Abidin mengatakan, ditangkapnya ketiga pelajar tersebut sekitar pukul 13.10 WIB.

"Saat itu ketiga pelajar itu mengacungkan senjata tajam dan akan melewati warung dekat sekolah dan kebetulan di lokasi tersebut sedang ada pengamanan peserta unjuk rasa oleh petugas," ujarnya kepada MNC Portal Indonesia.

Baca juga:  2 Kelompok Pelajar SMP Tawuran di Tangsel, Saling Adu Senjata Tajam

Ketika petugas melihat ketiga pelajar mengacungkan senjata tajam, lalu memberhentikannya, dan dari tangan pelajar berinisial FB (16) didapatkan samurai, dan dari pelajar berinisial RDS (14) didapatkan gergaji, dan petugas juga mengamankan pelajar berinisial F (16) karena bersama kedua pelajar yang membawa senjata tajam.

"Saat diperiksa mereka mengakui bahwa selesai pulang sekolah berencana akan melakukan penyerangan ke salah satu SMP yang ada di Kota Sukabumi," ujar Zainal menambahkan keterangan.

Dengan mengendarai sepeda motor berboncengan tiga orang, pelajar yang membawa senjata tajam, tepat di sebelah SMPN yang ditujunya, mereka mengacung-acungkan senjatanya kepada 4 orang pelajar lainnya yang sedang berada di warung.

"Saat ini ketiga pelajar tersebut masih diperiksa di Polsek Cikole, tidak sempat terjadi tawuran, karena saat melintas di balai kota ketiga pelajar yang mengendarai sepeda motor berhasil diberhentikan petugas dan langsung diamankan ke Polsek Cikole," pungkas Zainal.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini