Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

4 Kisah Haru Meletusnya Semeru, Meninggal Berpelukan hingga Ditemukan Tewas Menggendong Bayi

Tim Litbang MPI , Jurnalis-Selasa, 07 Desember 2021 |05:07 WIB
4 Kisah Haru Meletusnya Semeru, Meninggal Berpelukan hingga Ditemukan Tewas Menggendong Bayi
Gunung Semeru meletus (Foto: BNPB)
A
A
A

JAKARTA - Meletusnya Gunung Semeru pada Sabtu lalu (2/12/2021), mengukir kisah kelam bagi penduduk setempat. Isak tangis mengiringi musibah yang dialami, seraya berusaha untuk tetap tegar menghadapinya. Berikut kisah haru yang terekam di balik erupsi Gunung Semeru.

1. Seorang Ibu Selamatkan Anak

Sebuah akun TikTok @klomank_ml memperlihatkan unggahan mengenai seorang ibu yang membawa anaknya menggunakan jas hujan, menerjang debu erupsi untuk evakuasi diri.

Ibu itu menghampiri sebuah rumah untuk meminta air guna membasuh wajahnya yang penuh dengan debu. Sedangkan sang anak berada di balik jas hujan.

Banyak warganet yang merasa iba dan terharu dengan perjuangannya menyelamatkan sang anak. "Debu vulkanik itu perih banget loh di mata. Dulu pernah ngerasain pas letusan Gunung Kelud. Beneran perih di mata (emoji sedih)," tulis salah satu warganet.

2. Berlari Sejauh 13 Meter

Cerita haru juga datang dari Sinten (60) dan Dewi Novitasari yang dapat menyelamatkan diri dari dampak erupsi Gunung Semeru. Mereka berdua selamat setelah berlari hingga sejauh 13 kilometer.

Sinten dan Dewi melakukan perjalanan evakuasi dengan berlari ke rumah tetangga yang berjarak sekitar 1 kilometer. Kemudian, mereka lanjut berlari ke masjid yang jaraknya 5 kilometer dan mengarah ke Dusun Gunung Sawur.

Saat tiba di Dusun Gunung Sawur, beruntung keduanya segera diamankan ke Desa Sumbermujur menggunakan pick up. Mereka berdua berhasil selamat. Namun, mereka harus kehilangan salah satu keluarganya, Samsul, yang pada saat itu sedang bekerja menjaga portal tambang dekat Gunung Semeru. Saat ditemui (4/12/2021) di RSUD Dr. Haryoto Lumajang, Sinten mengatakan Gunung Semeru meletus dengan cepat dan erupsi datang seperti kiamat sedang menjemput.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement