Warga Pangkalpinang Dihebohkan Kemunculan Buaya di dalam Rumah saat Banjir

Haryanto, iNews · Rabu 08 Desember 2021 01:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 07 340 2513536 warga-pangkalpinang-dihebohkan-kemunculan-buaya-di-dalam-rumah-saat-banjir-me872Nnw5B.jpg Buaya peliharaan Maizi saat dikeluarkan (foto: MNC Portal/Haryanto)

PANGKALPINANG - Seekor buaya membuat heboh warga di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sebab buaya tersebut berada di dalam salah satu rumah warga saat banjir rob melanda Pangkalpinang, Selasa (7/12/2021).

Buaya tersebut juga terlihat di jalan yang digenangi air. Sedang warga sekitar ramai menyaksikan satwa dilindungi itu. Beberapa diantaranya mengabadikan momen itu dengan kamera ponsel mereka.

Baca juga:  Viral Buaya Dimasak Bumbu Kecap, Netizen: Pantesan Dia Ngilang Tiba-Tiba

Foto-foto dan video reptil tersebut pun ramai tersebar di media sosial. Banyak warga menduga buaya tersebut masuk dalam rumah warga setelah terbawa banjir rob, mengingat timpat tinggal warga yang terkena dampak banjir tidak jauh dari bantaran sungai.

Pantauan di lapangan, buaya dengan panjang sekira 2 meter itu bukannya membuat takut warga, tapi malah menjadi maninan. Pemilik rumah Maizi (42) warga Kelurahan Gedung Nasional, dengan santai mengelus-ulus reptil ganas jenis buaya muara itu. Buaya sesekali terlihat meronta saat pegang.

Baca juga:  Banyak Buaya, Basarnas Kesulitan Cari Warga Tenggelam di Sungai

Buaya itu ternyata peliharaan warga Maizi sejak 8 tahun lalu. Dia menamainya dengan sebutan Mona.

"Buaya ini dari kecil memeliharanya jadi sudah jinak. Kalau lagi hujan seperti ini memang sering dikeluarkan, kadang dimandiin disabun biar bersih," kata Maizi.

 

Menurut Maizi, buaya tersebut ditempatkan di bak kamar mandi agar selalu terkena air dan tidak gampang stres.

"Buaya ini saya letakkan di kamar mandi. Mumpung kamar mandi tidak dipakai. Setiap hari dikasih makan ayam. Alhamdulillah sampai sekarang belum pernah menyerang siapapun," ujarnya.

Pusat Penyelamat Satwa (PPS) Alobi Bangka Belitung, yang mendapat laporan warga memastikan, buaya merupakan hewan dilindungi yang tidak boleh dipelihara oleh siapa pun.

"Kalau kita lihat videonya itu jenis buaya muara, yang memang kawasan yang terkena benjir tersebut merupakan dekat hebitatnya buaya," tutur Manager PPS Alobi Bangka Belitung, Endi R. Yusuf.

Warga diimbau untuk menyerahkan hewan tersebut ke pihak terkait agar bisa di rehabilitasi.

"Yang jelas buaya ini hewan dilindungi undang-undang, semestinya tidak boleh dipelihara atau diperjualbelikan. Apalagi seperti kasus sekarang ini yang menjadi bahan mainan anak-anak. Karena hewan ini meskipun jenik, tetap memiliki insting liar, kapan pun bisa menyerang warga yang ada didekatnya. Untuk itu kami sarankan untuk menyerahkan hewan itu ke BKSDA Sumatra Selatan atau ke kami (Alobi)," kata Endi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini