1 Ton Rendang Siap Dikirim untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

Rus Akbar, Okezone · Kamis 09 Desember 2021 16:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 09 340 2514548 1-ton-rendang-siap-dikirim-untuk-korban-erupsi-gunung-semeru-KbIDdWULvs.jfif Pengungsi erupsi Gunung Semeru (Foto : MNC Portal)

PADANG - Bantuan untuk para korban erupsi Gunung Semeru terus disalurkan. Termasuk dari Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah yang turut prihatin dan berduka atas meletusnya Gunung Semeru pada Sabtu 4 Desember 2021.

Melihat kondisi itu Gubernur Sumbar Mahyeldi mengajak seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar untuk turut membantu korban bencana dengan mengumpulkan 1 ton rendang siap saji. Ajakan tidak hanya untuk OPD saja tapi juga untuk seluruh masyarakat Sumbar secara keseluruhan.

"Bantuan tersebut nantinya akan disalurkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Sabtu 11 Desember 2021," katanya, Kamis (9/12/2021)

Sementara itu Kadis Kominfotik Sumbar, Jasman Rizal menambahkan terkait dengan musibah Gunung Semeru di Lumajang, gubernur mengajak seluruh OPD dan juga bagi masyarakat Sumbar agar ikut membantu korban mengumpulkan randang.

"Pengumpulan bantuan randang dengan target minimal 1 ton, selambat-lambatnya dikumpulkan ke BPBD Sumbar Jumat 10 Desember 21 pukul 17.00 WIB. Bantuan direncanakan akan dikirimkan ke Lumajang pada hari Sabtu 11 Desember 2021 dan langsung dibagikan kepada masyarakat di lokasi pengungsian," ujarnya.

Baca Juga : BNPB: 6.022 Jiwa Mengungsi Akibat Erupsi Semeru, Tersebar di 115 Titik Pengungsian

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebelumnya mendapatkan laporan dari Pos Komando (posko) Tanggap Darurat Awan Panas, dan Guguran Gunung Semeru jumlah pengungsi terus bertambah. Saat ini berjumlah 6.022 jiwa mengungsi tersebar di 115 titik pengungsian.

“Angka warga yang mengungsi akibat erupsi Gunung Semeru meningkat, terhitung pada hari ini. Data Pos Komando (posko) Tanggap Darurat Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru pada Rabu (8/12), penyintas berjumlah 6.022 jiwa yang tersebar di 115 titik pos pengungsian,” kata ungkap Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan resmi yang diterima.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini