Tim penyelamat Kantor Pencarian dan Pertolongan Mamuju yang tiba di lokasi banjir sekitar pukul 21.15 WITA lanjutnya, langsung melaksanakan koordinasi dengan tim dari BPBD Mamuju, Dinas Sosial Mamuju, Polresta Mamuju, Koramil Pangale, pemerintah kecamatan dan desa, untuk melakukan penanganan terhadap warga yang terdampak banjir di Desa Toabo.
"Dari hasil pelaksanaan operasi SAR di lapangan bersama unsur terkait, kami akan tetap melaksanakan pemantauan dan antisipasi terhadap kondisi debit air yang dikhawatirkan meningkat akibat curah hujan yang tinggi," kata Muhammad Arif Anwar.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Mamuju sejak Minggu sore hingga malam menyebabkan sejumlah kawasan di daerah itu tergenang.
Salah seorang warga Desa Toabo Alimuddin dihubungi Minggu malam mengatakan, genangan air terparah terjadi di Lorong 18, Dusun Sukamaju, Desa Toabo
Bahkan, ketinggian air pada Minggu malam sekitar pukul 19.45 WITA sempat mencapai dada orang dewasa.
"Saat ini, air sudah mulai surut, tetapi kami tetap khawatir terhadap kemungkinan banjir datang lagi karena hujan masih berlangsung, walaupun sudah tidak terlalu deras" kata Alimuddin.
Baca juga: Banjir Setinggi Atap Rumah, Warga Madina Bertahan Hidup di Atas Perahu
(Fakhrizal Fakhri )