JAKARTA - Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI Mayjen TNI Sapriadi menutup acara Munas ke-10 Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI-Polri (FKPPI), Rabu (22/12/2021). Dalam kesempatan itu, dirinya berharap FKPPI bisa bersinergi dengan TNI dan seluruh komponen bangsa lainnya.
Sinergi itu, kata dia, dalam bentuk mempertahankan tiga hal, mulai dari UUD 1945, Pancasila, hingga NKRI. Jenderal bintang dua itu berkeyakinan ke depannya FKPPI dapat memberikan solusi atas kompleksitas masalah yang dihadapi Indonesia.
"Saya yakin FKPPI akan mampu merespon dan menyikapi serta membantu memberikan solusi terhadap kompleksitas permasalahan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini," kata Sapriadi, Rabu (22/12/2021).
Dalam kesempatan itu, dirinya juga mengucapkan selamat kepada Pontjo Sutowo yang kembali terpilih sebagai Ketua Umum FKPPI Periode 2021-2026.
Di kesempatan yang sama, menurut Pontjo sebuah kehormatan dirinya bisa kembali memimpin FKPPI yang kini berusia 43 tahun tersebut. Kehormatan tersebut, kata dia, akan dibarengi dengan tanggungjawab dalam membesarkan FKPPI dalam bela negara, secara solid, mandiri, bersatu dan berdaulat.
Baca juga: Mahfud MD Minta FKPPI Tak Jadi Ormas Bikin Gaduh
"Ini merupakan suatu kehormatan, dan bagi saya, noblesse oblige atau kehormatan harus dibarengi dengan tanggung jawab," katanya.
Sebagai sebuah Ormas, menurut Pontjo, FKPPI tak pernah dan jangan membuat gaduh. Energi yang dimiliki para anggota dan kader FKPPI sebaiknya digunakan untuk bela negara, bukan untuk membuat gaduh atau meresahkan masyarakat.
Baca juga: Menteri LHK dan FKPPI Salurkan Bantuan Sembako dari Presiden RI bagi Warga Terdampak Covid-19
"Jadi kita bukan ormas dalam tanda petik yang membuat gaduh. Kita tidak perlu membuat gaduh. Kita tidak perlu ber-FKPPI kalau untuk premanisme. Kejagoan kita itu kita gunakan untuk bela negara," katanya.