Share

Nongkrong di Warung, Pelajar Ini Dibacok Geng Motor

Azhari Sultan, Okezone · Kamis 23 Desember 2021 21:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 23 340 2521727 nongkrong-di-warung-pelajar-ini-dibacok-geng-motor-fDXAMhPvTg.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

JAMBI - Seorang pelajar bernama Raden Abid (15) di Jambi menjadi sasaran kekerasan orang tidak dikenal (OTK). Dia dibacok segerombolan pemuda yang diduga geng motor, saat duduk di toko dekat rumahnya di kawasan Perumahan Aurduri, Penyengatrendah, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.

Akibatnya, lengan tangan sebelah kiri korban terluka usai berusaha menangkis senjata tajam yang diayunkan salah seorang pelaku.

Menurut kakak korban, Jesika mengatakan, sebelum kejadian pembacokan adik korban sedang duduk-duduk di warung disalah satu di Perumahan Aurduri. Tidak lama kemudian, datang gerombolan pemuda tidak dikenal dengan dua kendaraan bermotor mendatangi korban.

Baca juga: Keterlaluan! Geng Motor Konvoi Sambil Acungkan Sajam saat Warga Sedang Sholat

Selanjutnya, salah satu dari OTK mengatakan, "kalian dak budaknyo (orangnya)". Lalu, mendadak datang seorang lagi langsung mencabut senjata tajam dan mengayunkan ke arah korban.

Korban yang tidak menduga dapat serangan mendadak ke arahnya hanya bisa menangkis dengan menggunakan tangan. Akibatnya, bagian tangan sebelah kiri terluka.

"Ya tiba-tiba datang empat orang pemuda pake motor Megapro dan motor Beat. Orang itu bawak samurai yang tiba-tiba membacok adik saya yang duduk di warung," ungkapnya, Kamis (23/12/2021).

Baca juga: 2 Remaja Dibacoki Anggota Geng Motor di Tamansari

Usai melakukan pembacokan tersebut, para pelaku langsung kabur melarikan diri ke arah Simpang Rimbo.

Atas kejadian tersebut, saat ini korban dalam perawatan rumah sakit. "Adik saya luka pada pergelangan tangan sebelah kiri dan sedang mendapatkan perawatan di rumah sakit, karena syaraf dan nadinya terputus sampe tulangnya juga ikut patah," tukas Jesika.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Jambi Kompol Afrito Marboro Macan mengakui adanya kejadian tersebut. "Saat ini masih kita dalami dan dilakukan lidik," ujarnya singkat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini