Share

Korban Pembunuhan Penuh Luka Rencananya Diwisuda Tahun Depan

Chanry Andrew S, iNews · Selasa 28 Desember 2021 01:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 28 340 2523506 korban-pembunuhan-penuh-luka-rencananya-diwisuda-tahun-depan-GGJoEZC7vE.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

SORONG - Identitas jenazah seorang pria yang ditemukan dalam kondisi penuh luka tusukan di bantaran kali Perumnas, KM 12, Distrik Sorong Timur, Kota Sorong, Papua Barat, Senin 27 Desember 2021, diketahui setelah pihak keluarga mendatangi kamar jenazah, RSUD SelebeSolu, Sorong.

"Iya, tadi kami dapat informasi soal adanya jenazah yang ditemukan di bantaran kali Perumnas, lalu setelah di cek ternyata itu kerabat kami," ungkap salah seorang kerabat korban yang enggan dsiebut namanya.

Dari keterangan pihak keluarga, korban diketahui bernama Irfan Warfandu, pria kelahiran Pulau Doom, distrik Sorong Kepulauan, 2 Februari 1994 beralamat di Pulau Doom, kota Sorong.

Menurut pihak Keluarga, Irfan merupakan Mahasiswa semester akhir pada Universitas Muhamadiyah Sorong, jurusan Hukum. Rencananya Irfan akan di wisuda pada bulan Juni 2022 tahun depan.

"Dia merupakan Mahasiswa jurusan hukum, semester akhir, pada UMS. Rencananya Irfan akan di wisuda pada awal bulan Juni 2022 tahun depan" ujar paman Irfan, Abdulah Warfandu.

Baca Juga : Seorang Pria Bersimbah Darah di Hari Natal, Ada Luka Sayat di Leher

Pihak keluarga berharap, pelaku pembunuhan terhadap Irfan segera ditangkap oleh pihak Kepolisian. Kasus ini menurut pihak Keluarga merupakan kasus yang sangat sadis.

"Harapan keluarga, ini sangat kejam, ini manusia, yang dilahirkan, dibesarkan oleh orang tua dan keluarga, apalagi bulan Juni ini dia (Korban) di wisuda, lalu dia dibunuh, dikasih lenyap dengan cara-cara yang sadis. Walau kita akui bahwa kematian itu punya (rencana) Tuhan. Tapi dibunuh dengan cara-cara begini kan sangat tidak manusiawi. Jadi harapan kita keluarga, pihak Kepolisian segera mengungkap kasus ini secepat mungkin." ujar Abdul Warfandu.

Abdul mengatakan, hingga saat ini pihak Keluarga masih menunggu kedatangan Ayah kandung korban yang sementara dalam perjalanan dari lokasi tempat kerja ke kota Sorong.

"Ayah korban sudah diberitahu, rencananya hari ini masuk kota Sorong, yang bersangkutan masih dalam perjalanan dari lokasi tempat kerjanya ke kota Sorong. Malam ini sudah tiba" ujar Abdul Warfandu.

Abdul sangat berharap agar pelaku pembunuhan terhadap Irfan dapat segera di tangkap, hal ini agar tidak menimbulkan kemarahan dari pihak keluarga Irfan. Apalagi menurut Abdul, dikhawatirkan pelaku dapat melahirkan diri keluar kota Sorong.

"Kami berharap agar pelaku segera ditangkap oleh Polisi, ini keluarga juga marah, namun kami redam, ini menyangkut empat suku dari keluarga Irfan, jadi kami harap sekali lagi Polisi dapat bertindak cepat dan segera menangkap pelaku. Apalagi besok ini kapal masuk. Kami khawatir pelaku melarikan diri keluar Sorong," ujar Abdul.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini