Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Krisis Air Sebabkan Buaya Ganas dan Memangsa Manusia, Kebanyakan Anak-Anak

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Rabu, 29 Desember 2021 |11:52 WIB
Krisis Air Sebabkan Buaya Ganas dan Memangsa Manusia, Kebanyakan Anak-Anak
Buaya mengganas dan memangsa anak-anak (Foto: BBC)
A
A
A

IRAN - Terbaring di lantai rumahnya yang sederhana, Siahouk merintih menahan rasa sakit akibat luka di tangan kanannya.

Dua hari sebelumnya, pada suatu sore yang sangat panas di bulan Agustus, penggembala berusia 70 tahun itu pergi mengambil air dari sebuah kolam.

Saat itu ia diterkam oleh seekor "gando" - sebutan buaya air tawar di wilayah Baluchistan, Iran.

"Saya tak melihatnya saat muncul," katanya mengingat kejadian traumatis dua tahun lalu, dengan kengerian dan ketidakpercayaan yang masih terpancar dari matanya.

Baca juga: Mengerikan, Buaya Ukuran 4 Meter Teror Warga Pesisir Toboali

Siahouk baru bisa terlepas dari gigitan buaya saat ia "berhasil menyelipkan botol [air] plastik di antara rahang buaya" kenangnya, sambil menggosok wajahnya dengan tangan kiri yang sudah keriput.

Saat kehilangan banyak darah Siahok sempat pingsan sekitar setengah jam.

Dia ditemukan setelah domba-dombanya pulang ke desanya di Dombak, tanpa gembala.

Baca juga: Hilang Usai Diterkam Buaya, Jasad Petani Ini Ditemukan Sudah Tercabik-cabik

Peristiwa yang dialami Siahouk merupakan gambaran dari korban-korban lainnya, kebanyakan anak kecil. Anak-anak kecil yang menderita luka mengerikan karena serangan buaya kerap mewarnai halaman depan media-media di Iran, tapi beritanya dengan cepat menghilang.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement