Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kapolda NTB Berhasil Suksesi Ajang Balap Internasional di Tengah Pandemi Covid-19

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Rabu, 29 Desember 2021 |11:40 WIB
Kapolda NTB Berhasil Suksesi Ajang Balap Internasional di Tengah Pandemi Covid-19
Kapolda NTB, Irjen M Iqbal saat menggelar analisa WSBK (foto: dok Polda NTB)
A
A
A

JAKARTA - Indonesia, khususnya Nusa Tenggara Barat (NTB) berhasil menggelar ajang balap internasional World Superbike (WSBK) di tengah pandemi Covid-19, beberapa waktu lalu. Gelaran ajang balap internasional ini merupakan yang pertama kalinya di Indonesia. Ini menjadi catatan sejarah untuk Indonesia.

Tak sedikit campur tangan dari berbagai pihak atas keberhasilan perhelatan ajang balap internasional ini. Salah satunya, Kapolda NTB, Irjen Pol Mohammad Iqbal. Iqbal merupakan salah satu tonggak keberhasilan WSBK di Sirkuit Mandalika, Lombok. Mulai dari proses perencanaan hingga keberlangsungan WSBK berjalan aman.

Bukan tanpa tantangan Iqbal menggelar WSBK di tengah pandemi Covid-19. Ia harus mencapai target percepatan vaksinasi Covid-19 sebelum perhelatan WSBK digelar. Sebab, percepatan vaksinasi menjadi salah satu syarat agar penyelenggaran Superbike bisa dilakukan.

Baca juga:  2 Satker dan 1 Polres Raih WBK, Kapolda NTB: Kita Bisa Sejajar dengan Polda Lain

Berpacu dengan waktu dan beberapa kendala, mantan Kapolres Metro Jakarta Utara ini pun akhirnya berhasil mencapai target vaksinasi 70 persen. Hasilnya, Superbike pun cukup berhasil digelar di Sirkuit Mandalika meskipun dengan beberapa catatan.

Dengan kesuksesan event WSBK di Mandalika, jenderal bintang dua kelahiran Palembang ini pun menegaskan bahwa NTB siap menjadi tuan rumah MotoGP 2022.

"Saya sampaikan bahwa secara profesional, NTB berhasil menjadi tuan rumah yang baik pada event kelas dunia ini dan siap menjadi tuan rumah untuk MotoGP 2022," katanya usai memantau keamanan perhelatan seri terakhir balap kelas dunia Asia Talent Cup (ATC) 2021 dan World Superbike (WSBK) 2021 di Sirkuit Mandalika, beberapa waktu lalu.

Baca juga:  Cerita Kapolda NTB Bebaskan Lahan untuk Sirkuit Mandalika: Tanpa Ada Satu Tetes Darah yang Jatuh

Bukan hanya WSBK, Iqbal juga berhasil mengendalikan penyebaran virus corona di NTB. Pengendalian penyebaran Covid-19 di NTB menjadi salah satu tugas utama dan perdana Iqbal ketika menjabat Kapolda. Iqbal menggandeng Pemprov, TNI dan instansi lainnya guna mengendalikan penyebaran Covid-19 di pulau seribu masjid tersebut.

Pandemi Covid-19 yang melanda membuat Irjen Iqbal putar otak dan melakukan berbagai langkah kreatif mencegah penyebaran Covid-19. Salah satunya, dengan menggagas lomba kampung sehat. Hal itu sejalan dengan program Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang saat itu menekankan untuk angka kasus positif Covid-19.

Program kampung sehat tersebut tercatat diikuti oleh 1.136 desa di NTB. Empat sasaran dibidik dalam lomba kampung sehat ini yakni menurunkan laju pertumbuhan Covid-19; menjaga ketahanan pangan dan menurunkan angka gizi buruk; mendorong perekonomian bangkit dan menurunkan angka kejahatan. Kampung sehat sengaja dibuat sebagai inovasi dalam penanganan Covid-19.

"Memang sengaja seperti itu. Karena, lomba adalah cara tercepat untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Saya menyadari intervensi sebaik apa pun, tak akan berhasil jika masyarakat tidak terlibat. Dengan lomba, mereka akan menyusun sendiri protokol terbaik sesuai dengan lingkungannya," kata Iqbal beberapa waktu lalu.

Lomba kampung sehat ini pun mendapatkan apresiasi banyak pihak. Penurunan angka Covid-19 dan membuat ekonomi kembali bangkit pasca dihempas pandemi menjadi dua hal yang diacungi jempol. Tak hanya sekali, Iqbal membuat program lomba kampung sehat sebanyak dua kali. Tak lain tujuannya untuk membuat NTB bangkit kembali.

Di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, Iqbal pun diharuskan menyiapkan strategi pengamanan dalam Pilkada serentak di NTB pada Desember 2020. Ancaman penyebaran Covid-19 menjadi fokus utama selain penyelenggaraan Pilkada yang damai dan aman.

Memasuki tahun 2021, pemerintah menggencarkan vaksinasi Covid-19 di seluruh Indonesia guna membentuk herd immunity. Lagi-lagi, Irjen Iqbal pun melakukan inovasi dan strategi mempercepat vaksinasi.

Ia pun memerintahkan jajarannya untuk menjemput bola dan memberikan edukasi ke masyarakat bahwa vaksin aman dan halal. Mantan Kapolrestabes Surabaya ini juga menggandeng semua pihak dalam mempercepat vaksinasi.

Selama 19 bulan menjadi Kapolda NTB, Iqbal mengaku tak pernah berhenti melakukan dialog dan kerja sama dengan semua pihak. Mulai dari Pemprov, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, mahasiswa, buruh hingga turun ke bawah melihat situasi masyarakat.

Di akhir masa jabatannya, Iqbal pun masih memberi torehan emas atas prestasi tiga satuan kerja (satker) di wilayah Polda NTB yang meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Kini, Irjen Iqbal pun mengaku siap mengabdi di tempat baru yaitu Provinsi Riau untuk menjadi Kapolda. Ia pun menyebut Riau bukanlah tempat baru bagi dirinya. Sebab, ia mengaku cukup lama pernah berdinas di Riau sepanjang karirnya menjadi anggota Korps Bhayangkara.

"Saya bersyukur dipercaya lagi oleh Bapak Kapolri menjadi perpanjangan tangan beliau di salah satu provinsi Indonesia, yakni Riau. Dan Riau bagi saya bukan daerah yang asing. Saya seperti pulang ke kampung halaman," ujar dia kepada wartawan, Sabtu 18 Desember 2021.

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement