Share

Beri Kemudahan Peserta JKN-KIS, Ini Sederet Terobosan Pelayanan BPJS Kesehatan Sepanjang 2021

Agustina Wulandari , Okezone · Kamis 30 Desember 2021 19:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 30 1 2525167 beri-kemudahan-peserta-jkn-kis-ini-sederet-terobosan-pelayanan-bpjs-kesehatan-sepanjang-2021-z0ybeciWk4.jpeg Dirut BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti. (Foto: Dok.Tangkapan Layar Zoom)

JAKARTA – Menutup tahun 2021 BPJS Kesehatan melaporkan telah melakukan beragam inovasi dan terobosan untuk menghadirkan mutu pelayanan yang terbaik. Jajaran direksi BPJS Kesehatan periode 2021 – 2026 melakukan engagement dari stakeholders JKN-KIS untuk menampung saran, aspirasi, dan masukan dengan program BPJS Kesehatan Mendengar yang disusun pada 9-10 Maret 2021.

Dari sanalah BPJS Kesehatan memiliki lima fokus utama, di antaranya peningkatan mutu layanan, kolekting iuran, strategic purchasing, peningkatan kapabilitas BPJS Kesehatan, dan kontribusi dalam penanganan Covid-19.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengungkapkan, peningkatan mutu layanan setiap customer journey dimulai dari pelayanan informasi, administrasi kepesertaan, proses administrasi pelayanan kesehatan dan penanganan pengaduan dan keluhan.

“Kita melakukan peningkatan mutu dengan berbagai macam inovasi dan terobosan baru di dalam pemanfaatan teknologi-teknologi kekinian,” ujarnya dalam pemaparan Kaleidoskop BPJS Kesehatan Tahun 2021 yang diselenggarakan daring, Kamis (30/12).

Baca Juga: Mencengangkan, Transformasi IT BPJS Kesehatan Diganjar Penghargaan Bergengsi

Inovasi dan terobosan tersebut seperti Care Centre 165, PANDAWA, CHIKA, Mobile Customer Service, dan Mobile JKN. Di mana berdasarkan data per Oktober 2021 peserta yang menggunakan Mobile JKN sebanyak 14.259.034.

BPJS Kesehatan berupaya mendongkrak mutu layanan kepada peserta melalui optimalisasi antrean online. Sampai dengan minggu keempat bulan November 2021, sistem antrean online yang terkoneksi dengan Mobile JKN sudah mencapai 1.263 rumah sakit (95,18%) dari jumlah target sebanyak 1.327 rumah sakit.

“Tak hanya itu, kami juga melakukan simplifikasi layanan bagi pasien thalassemia mayor dan hemofilia yang menjalani terapi rutin di rumah sakit,” katanya.

Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA) merupakan salah satu kanal digital BPJS Kesehatan yang pemanfaatannya mengalami peningkatan pesat, dari 281.872 pemanfaatan pada Januari 2021 menjadi 421.809 pemanfaatan pada November 2021. Di samping itu, BPJS Kesehatan juga menghadirkan Chat Assistant JKN (CHIKA) sejak Desember 2019, yaitu pelayanan informasi dan pengaduan melalui chatting yang direspon oleh robot.

Bagi masyarakat dan peserta JKN-KIS yang berada di daerah perifer, BPJS Kesehatan menghadirkan layanan jemput bola melalui Mobile Customer Service (MCS). Sampai November 2021, ada 188.954 peserta JKN-KIS yang dilayani MCS, 72 persen di antaranya merupakan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI). Tercatat ada 216.000 transaksi yang dilakukan dalam 6.133 kegiatan MCS.

“Hingga 30 November 2021, jumlah peserta JKN-KIS telah mencapai 229.514.068 jiwa. Untuk memperluas dan meningkatkan akurasi data kepesertaan, sepanjang 2021 kami telah memperkuat sinergi dengan Direktorat Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian Pertahanan, BP Jamsostek, Kementerian Koperasi dan UKM, Kepolisian Negara RI, pemerintah daerah, hingga universitas,” ujar Ghufron.

BPJS Kesehatan juga secara aktif melibatkan partisipasi masyarakat dan badan usaha untuk berkontribusi mendukung JKN-KIS melalui kegiatan temu pelanggan badan usaha, kompetisi Hackathon, dan peluncuran Jurnal JKN.

Peningkatan mutu pelayanan kesehatan juga digenjot BPJS Kesehatan melalui penguatan jalinan sinergi dengan fasilitas kesehatan milik pemerintah maupun swasta, termasuk memberikan apresiasi bagi sejumlah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan rumah sakit yang paling berkomitmen mengedepankan mutu pelayanan bagi peserta JKN-KIS.

 

Foto: BPJS Kesehatan

Peningkatan mutu layanan BPJS Kesehatan ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades menuturkan bahwa proses perjalanan BPJS Kesehatan terus mengalami penyempurnaan dari waktu ke waktu, dan semakin ke sini berjalan seperti apa yang diharapkan.

“Meski tidak mudah dijalankan, namun program JKN-KIS memberikan dampak yang besar terhadap masyarakat dan publik semakin aware untuk menjadi bagian langsung dari BPJS Kesehatan,” tuturnya.

Di samping itu, ia juga menegaskan bahwa masih banyak potensi yang bisa dilakukan untuk kepesertaan JKN-KIS bisa dioptimalkan. “Berbagai terobosan BPJS Kesehatan juga bisa dipakai di tempat lain untuk bisa menyiasati kondisi yang terjadi saat ini,” ucapnya.

Sementara itu, Anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Muttaqien mengapresiasi terobosan yang telah dilakukan BPJS Kesehatan. Ia mengungkapkan, adanya daerah dengan tingkat kepesertaan JKN-KIS sudah mencapai 95 persen. “DJSN siap mendorong BPJS Kesehatan untuk mencapai target lebih dari 95 persen kepesertaan di daerah lainnya,” ucapnya.

Ketua YLKI Tulus Abadi juga mengatakan bahwa dengan adanya keadilan di masyarakat dengan sistem JKN-KIS karena semua sudah ter-cover dan mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak.

Senada dengan Melki, pihaknya mengapresiasi kerja keras dari BPJS Kesehatan yang telah berupaya dengan sangat serius untuk meningkatkan pelayanan pada konsumen sebagai peserta atau mitra BPJS Kesehatan.

“Setahun terakhir, berdasarkan data yang ada tidak ada keluhan yang ekstrem terkait pelayanan BPJS Kesehatan. Ini berarti sudah ada indikator kepuasan dari konsumen maupun fasilitas kesehatan,” ucapnya.

Tak hanya meningkatkan mutu pelayanan yang prima, di tengah pandemi BPJS Kesehatan panen dari penghargaan tingkat internasional dan nasional yang telah diraih sepanjang 2021, di antaranya:

• The 38th ASSA Recognition Award 2021 dari ASEAN Social Security Association (ASSA)

• Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Terpuji dari KemenpanRB

• Badan Publik Informatif (Klasifikasi Tertinggi) dari Komisi Informasi Pusat RI

• KORPRI Award 2021 dari Korps Pegawai Negeri RI

• Indonesia Best Brand Award 2021 dari SWA dan Mars Digital

• The Best Digital Technology Development Team in Social Security Provider dan The Best Chief Information Officer in Digital Technology & Innovation Award 2021 dari iTech – IT Telco Performance & Competitiveness

• Best Social Economy Contribution dalam 3rd Indonesia Best Financial Brands Award 2021 dari The Iconomics

• Indonesia Best CEO Award 2021 "Employees' Choice" in Health Insurance Category dari The Iconomics

• Obsession Awards 2021 Kategori Best CEOs dari Obsession Media Group (OMG)

• Silver Award Performance Excellence Growth Achievement dan Emerging Industry Leader dari Indonesian Quality Award (IQA) Foundation

• Top Digital Implementation 2021 Level Stars 4 - Sangat Baik, Top Leader, dan Top CIO dari Majalah itWorks

CM

(Wul)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini