Share

Gelar Pesta Tahun Baru Tanpa Prokes, WNA Bakal Dideportasi dari Bali

Mohamad Chusna, Sindonews · Kamis 30 Desember 2021 12:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 30 340 2524843 gelar-pesta-tahun-baru-tanpa-prokes-wna-bakal-dideportasi-dari-bali-suDGKDcbao.jpg Ilustrasi (Dok Okezone)

DENPASAR - Warga negara asing (WNA) yang menggelar pesta Tahun Baru 2022 tanpa protokol kesehatan (prokes) bakal diusir dari Bali.

Hal itu sebagaimana dikatakan Kepala Kantor Hukum dan HAM Bali, Jamaruli Manihuruk. Pihaknya sudah memberitahukan hal tersebut kepada para WNA.

"Warga asing, mereka harus mengikuti protokol kesehatan. Kalau sudah kami ingatkan dan tetap melanggar, ya sudah kami usir," kata Kepala Kantor Hukum dan HAM Bali Jamaruli Manihuruk, Kamis (30/12/2021).

Dia menjelaskan, imigrasi sudah menyiapkan operasi pengawasan orang asing yang akan menggelar pesta pada momen pergantian tahun. Namun, lokasinya saat ini masih dirahasiakan karena dikhawatirkan bocor.

Jika nanti ditemukan pelanggaran protokol (prokes) kesehatan saat menggelar pesta, mereka akan ditangkap dan diproses untuk dideportasi.

Baca Juga : Ini Agenda Wapres saat Malam Tahun Baru

Jamaruli mempersilakan WNA menggelar pesta tahun baru sepanjang mengikuti aturan yang telah ditetapkan pemerintah, terutama terkait waktu pelaksanaan dan prokes yang harus dijalankan.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Saat ini masih ada sekitar 112 ribu WNA tinggal di Bali dari jumlah awal 130 ribu saat awal pandemi Covid-19. Mereka sebagian besar berasal dari Eropa, Amerika dan sebagian Australia.

Sepanjang 2021, tercatat 194 WNA diusir dari Bali karena berbagai pelanggaran, yakni masa ijin tinggalnya habis hingga terkait kejahatan. "Tujuh orang WNA di antaranya dideportasi karena terbukti melanggar prokes," ujar Jamaruli.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini