Share

Kembang Api Tahun Baru Tewaskan Setidaknya 3 Orang Lukai Puluhan Lainnya di Eropa

Rahman Asmardika, Okezone · Minggu 02 Januari 2022 10:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 02 18 2526214 kembang-api-tahun-baru-tewaskan-setidaknya-3-orang-lukai-puluhan-lainnya-di-eropa-EuIIHMcBDf.jpg Foto: Reuters.

AMSTERDAM - Kembang api telah menewaskan tiga orang dan melukai puluhan lainnya di Eropa meskipun telah ada larangan untuk menggunakannya.

Di Belanda, seorang anak laki-laki berusia 12 tahun tewas dan seorang lagi terluka parah saat mereka melihat orang dewasa menyalakan perangkat buatan sendiri, media lokal melaporkan. Polisi Belanda telah menangkap seorang pria terkait insiden ini.

BACA JUGA: Gelombang Kelima Covid-19, Belanda Kembali Terapkan Lockdown Ketat Hingga Januari 2022

Sementara di Jerman, seorang pria berusia 37 tahun tewas dalam ledakan kembang api pada Malam Tahun Baru di kota barat Hennef. Kasus ini tengah dalam penyelidikan polisi, demikian diwartakan BBC.

Ada beberapa orang terluka dalam insiden di sekitar Jerman, kantor berita Jerman DPA melaporkan,

Setidaknya 80 orang terluka oleh kembang api di Belanda, menurut De Telegraaf, termasuk orang-orang yang kehilangan kaki dan tangan dalam ledakan.

Baik Belanda dan Jerman melarang penjualan kembang api selama periode Tahun Baru karena pandemi virus corona.

Pejabat Belanda membenarkan langkah itu dengan mengatakan cedera terkait kembang api akan membebani rumah sakit yang memerangi virus.

BACA JUGA: Malam Tahun Baru, Warga Tangerang yang Pesta Kembang Api Bakal Didenda

Meskipun demikian, penggemar di kedua negara tidak terhalang, dengan orang-orang melintasi perbatasan untuk membeli kembang api yang meriah atau dalam beberapa kasus membuatnya sendiri.

Di Austria juga ada beberapa insiden, termasuk satu di mana seorang pria berusia 23 tahun tewas saat kembali ke kembang api yang tidak meledak.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini