Share

Polisi Tangkap Waria Pelaku Prostitusi Online di Samarinda

Tim Okezone, Okezone · Minggu 02 Januari 2022 05:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 02 340 2526126 polisi-tangkap-waria-pelaku-prostutusi-online-di-samarinda-bNuinyq7zE.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

SAMARINDA - Tim Patroli Cyber Anti Prostitusi Online Polsek Samarinda Kota, Kaltim meringkus waria berinisial KM (19), asal Kota Makassar, Sulawesi Selatan, sebagai pelaku prostitusi daring yang menjajakan diri di "Kota Tepian" Sungai Mahakam itu.

"Jadi tim siber kita berpura-pura menjadi calon pengguna jasa lalu bertemu di tempat yang sudah disepakati. Tentunya dengan begitu para pelaku ini tidak bisa mengelak lagi," ungkap Kapolsek Samarinda Kota AKP Creato Sonitehe Gulo, Minggu (2/1/2022).

Ia menerangkan bahwa KM diamankan bersama dengan ALA (27), perempuan asal Samarinda di salah satu guest housedi kawasan pelabuhan, Kecamatan Samarinda Kota, beberapa waktu lalu.

Setelah itu, petugas kembali mengamankan pelaku lainnya, yakni NH (25), perempuan asal Kutai Kartanegara di salah satu hotel yang berada di kawasan Jalan Mulawarman, Kota Samarinda.

Ia mengungkapkan modus para pelaku yang tak lain karena himpitan ekonomi itu, juga sporadis atau hanya muncul ketika membutuhkan uang. "Tim siber kita aktif lagi karena kita tidak ingin menjelang awal tahun baru prostitusi 'online' (daring) menjamur," katanya.

Baca juga: Duh! Hotel di Kawasan Wisata Cipanas Jadi Tempat Transaksi PSK Online

Dibandingkan dengan sebelumnya, katanya, kasus prostitusi daring di wilayah hukum setempat telah mengalami penurunan cukup signifikan.

Dia mengatakan, pihaknya tidak ingin para pelaku hanya diproses secara hukum, tanpa diberi kesempatan untuk menata kehidupan yang lebih baik.

Baca juga: Artis Cassandra Angelie Dijual Rp30 Juta dalam Kasus Prostitusi Online

Untuk itu, pihaknya turut menggandeng UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Samarinda dalam penanganan kasus tersebut.

"Kami akan mencari solusi bagaimana agar mereka (pelaku prostitusi daring, red.) tidak kembali ke jalan yang salah," ucap Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak Samarinda Wiyono.

Ia mengaku kasus prostitusi daring sebagai kejadian kali pertama yang pihaknya tangani.

Oleh sebab itu, untuk sementara pihaknya akan memberi tempat bernaung untuk ketiga pelaku tersebut sambil berkoordinasi dengan panti khusus rehabilitasi dan pembinaan perempuan.

"Memang tidak bisa langsung, tetapi kita harus mencoba karena mereka juga termasuk korban. Kita akan arahkan bagaimana agar mereka bisa memperbaiki hidup mereka," katanya.

Baca juga: Dipacari Dulu, Modus Pelaku Jadikan Bocah SD PSK Online

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini