Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Periskop 2022: Pendekatan Cinta Ala Jenderal Dudung untuk Perdamaian di Bumi Cendrawasih

Tim Okezone , Jurnalis-Senin, 03 Januari 2022 |19:16 WIB
Periskop 2022: Pendekatan Cinta Ala Jenderal Dudung untuk Perdamaian di Bumi Cendrawasih
KSAD Jenderal Dudung Abdurachman (Foto: MPI)
A
A
A

Untuk Damai di Bumi Cendrawasih

Problematika di Papua sudah cukup lama terjadi. Pemerintah meyakini bahwa cikal bakal pemberontakan di Papua berawal dari kurang sejahteranya masyarakat di sana.

Oleh karenanya, pendekatan humanistik menjadi perlu ditanamkan oleh semua pihak, termasuk TNI.

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, pemerintah kini terus melakukan dialog dan mengatasi berbagai permasalahan di Papua melalui pendekatan kesejahteraan.

Hal tersebut sesuai amanat Inpres Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat dan Undang-Undang Nomor 2 tahun 2021 tentang Otonomi Khusus Papua.

"Pendekatan yang akan dipergunakan itu, adalah pendekatan kesejahteraan, di mana sumber daya yang dimiliki oleh pemerintah baik itu aparat, personal, maupun keuangan, akan difokuskan dalam upaya membangun kesejahteraan dalam suatu kerja yang kolaboratif, komprehensif, sesuai dengan Inpres," jelas Mahfud saat berdialog dengan Jenderal Dudung beberapa waktu lalu.

Ditambahkan Mahfud, selain melakukan pendekatan kesejahteraan, pemerintah terus mengutamakan dialog dalam rangka membangun Papua. Menurut dia, Papua adalah bagian dari NKRI sama seperti wilayah di Indonesia lain.

"Kita akan terus meneruskan melakukan dialog, karena selama ini juga seperti masyarakat tahu kita terus lakukan berdialog. Saya mengundang mereka ke sini, berdialog dengan kepala adat, akademisi, pimpinan keagamaan, pimpinan organisasi kepemudaan, kita akan terus mengutamakan dialog dalam rangka membangun Papua," katanya.

Eks Menteri Pertahanan era Presiden Gus Dur ini menambahkan, aparat telah mengidentifikasi wilayah yang belum kondusif di Papua. Di mana, sambung dia masih ditemukan Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB.

"Kita sudah mapping daerah yang agak panas. Yang agak panas kan daerah tertentu saja dan orangnya itu itu saja, jangan terlalu banyak buang energi kesitu, oleh sebab itu kita membina papua sebagai saudara kita. Papua itu saudara kita, bukan KKB. Papua itu saudara kita sama dengan Jawa, Sumatera, Bugis, Aceh," ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement