Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Diperiksa Polda Jabar, Habib Bahar: Jika Saya Dipenjara, Demokrasi Sudah Mati di Indonesia

Agung Bakti Sarasa , Jurnalis-Senin, 03 Januari 2022 |13:34 WIB
Diperiksa Polda Jabar, Habib Bahar: Jika Saya Dipenjara, Demokrasi Sudah Mati di Indonesia
Habib Bahar tiba di Mapolda Jabar (Foto: Agung Bakti Sarasa)
A
A
A

Habib Bahar pun meminta masyarakat, khususnya umat Islam dan ulama serta habaib untuk terus berjuang dan tidak tunduk terhadap kezaliman dari manapun datangnya kezaliman itu.

"Wahai rakyat, wahai bangsa, khusus umat Islam, para ulama, para habaib bukalah mata kalian bahwasannya teruslah berjuang menyampaikan kebenaran untuk menyampaikan keadilan. Jangan pernah tunduk kepada kezaliman, darimana pun datangnnya kezaliman itu," tegasnya.

Habib Bahar juga menegaskan, bahwa dirinya tidak mempermasalahkan jika dirinya harus di penjara usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Jabar.

"Bagi saya, demi Islam, bangsa, demi rakyat, demi Indonesia, demi agama, demi aqidah, jangankan dipenjara, nyawa jiwa saya murah harganya, NKRI harga mati Indonesia merdeka," katanya.

"Ingat itu yah, andaikan saya ditahan atau dipenjara, berarti keadilan telah mati di negara kita, demokrasi telah mati," imbuhnya dengan lantang sambil memasuki Ruang Pelayanan Ibu dan Anak.

Habib Bahar didampingi pengawal dan pengacaranya memasuki Ruang Pelayanan Ibu dan Anak untuk menjalani swab test. Sekitar 10 menit berada di ruangan tersebut, Bahar dan pengacaranya berjalan menuju Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar untuk menjalani pemeriksaan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement