Adhie mengungkapkan, terdapat tujuh kasus dugaan korupsi yang disebut melibatkan Ahok, yakni kasus RS Sumber Waras, lahan di Taman BMW, lahan Cengkareng Barat, dana CSR, reklamasi teluk Jakarta, dan lainnya.
"Ini dokumen-dokumen yang kami berikan itu tidak seberapa dibandingkan dengan yang sudah dimiliki KPK. Jadi, kita kami mengimbau keluarkan itu dari freezer kasus-kasus itu, taruh di microwave 10 menit bisa jalan," kata Adhie.
Adhie berharap KPK di bawah kepemimpinan Firli Bahuri dapat menyelesaikan kasus dugaan korupsi yang melibatkan Ahok tersebut. "Kami berharap KPK pimpinan Pak Firli Bahuri ini bisa lebih jelas melakukan pemberantasan korupsi," kata Adhie.
Baca Juga: KPK Tak Berdaya Usut Dugaan Korupsi Ahok
(Arief Setyadi )