WHO: Secara Global, Kasus Baru Covid-19 Melonjak Tajam Seminggu Terakhir

Susi Susanti, Okezone · Kamis 13 Januari 2022 13:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 13 18 2531599 who-secara-global-kasus-baru-covid-19-melonjak-tajam-seminggu-terakhir-O2DWfFaTbe.jpg WHO mengatakan jumlah kasus baru Covid-19 melonjak tajam dalam seminggu terakhir (Foto: Reuters)

JENEWA - Dalam laporan terbarunya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan secara global, jumlah kasus baru Covid-19 meningkat tajam dalam seminggu terakhir yakni 3 hingga 9 Januari lalu. Sedangkan jumlah kematian baru tetap sama dengan minggu sebelumnya.

Di enam wilayah, lebih dari 15 juta kasus baru dilaporkan minggu lalu, meningkat 55% dibandingkan dengan minggu sebelumnya dan lebih dari 43.000 kematian baru dilaporkan. Pada 9 Januari lalu, lebih dari 304 juta kasus yang dikonfirmasi dan lebih dari 5,4 juta kematian telah dilaporkan.

WHO juga menyatakan semua wilayah melaporkan peningkatan insiden kasus mingguan. Terkecuali wilayah Afrika, yang melaporkan penurunan 11%. Wilayah Asia Tenggara melaporkan peningkatan terbesar dalam kasus baru minggu lalu (418%), diikuti oleh Wilayah Pasifik Barat (122%), Wilayah Mediterania Timur (86%), Wilayah Amerika (78%) dan Wilayah Eropa (31%).

Kematian mingguan baru dilaporkan meningkat di Wilayah Afrika (84%) dan Wilayah Amerika (26%). Jumlah kematian baru tetap sama dengan minggu sebelumnya di Wilayah Pasifik Barat, sementara penurunan dilaporkan terjadi di Wilayah Mediterania Timur (11%), Wilayah Eropa (10%) dan di Wilayah Asia Tenggara ( 6%).

Baca juga: WHO Peringatkan Kita Tidak Siap Perlakukan Covid-19 seperti Flu

Lapran terbaru itu juga mencatat wilayah yang melaporkan insiden kasus mingguan tertinggi per 100.000 penduduk terus berlanjut di Wilayah Eropa (765,8 kasus baru per 100.000 penduduk) dan Wilayah Amerika (597,9 kasus baru per 100.000 penduduk). Kedua wilayah juga melaporkan insiden mingguan tertinggi dalam kematian 2,2 dan 1,4 per 100.000 populasi, masing-masing. Sedangkan kurang dari 1 kematian baru per 100.000 orang dilaporkan di semua wilayah lain.

Baca juga: WHO: Lebih dari Setengah Eropa Akan Terinfeksi Omicron dalam 6 - 8 Minggu

Jumlah kasus baru tertinggi dilaporkan dari Amerika Serikat (AS) (4.610.359 kasus baru, naik 73%), Prancis (1.597.203 kasus baru, naik 46%), Inggris (1.217.258 kasus baru, naik 10%), Italia (1.014.358 kasus baru, naik 57%), dan India (638.872 kasus baru, naik 524%).

Sementara itu, epidemiologi global SARS-CoV-2 saat ini ditandai dengan munculnya varian Omicron, penurunan prevalensi varian Delta, dan tingkat sirkulasi varian Alpha, Beta dan Gamma yang sangat rendah. Setelah identifikasi kasus Omicron terkait perjalanan, banyak negara sekarang melaporkan cluster serta transmisi komunitas dari varian yang menjadi perhatian (VOC) ini.

Di antara 357.206 sekuens yang diunggah ke GISAID dengan spesimen yang dikumpulkan dalam 30 hari terakhir, 208 870 sekuens (58,5%) adalah Omicron, 147.887 (41,4%) adalah Delta, 12 (kurang dari 0,1%) adalah Alpha, dua (kurang dari 0,1% ) adalah Gamma, satu (kurang dari 0,1%) adalah Beta dan enam urutan (kurang dari 0,1%) terdiri dari varian sirkulasi lainnya (termasuk VOIs Mu dan Lambda). Sebagai catatan, distribusi VOC global harus ditafsirkan dengan mempertimbangkan batasan pengawasan, termasuk perbedaan dalam kapasitas pengurutan dan strategi pengambilan sampel antar negara, serta keterlambatan pelaporan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini