Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Deretan Penipuan Investasi Terbesar di Indonesia, Kerugian Capai Ratusan Miliar

Tim Litbang MPI , Jurnalis-Jum'at, 14 Januari 2022 |05:09 WIB
Deretan Penipuan Investasi Terbesar di Indonesia, Kerugian Capai Ratusan Miliar
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Investasi dengan keuntungan dan bunga yang ditawarkan banyak menarik minat masyarakat. Namun siapa sangka, investasi yang ditawarkan ini tak sedikit yang abal-abal atau bodong sehingga berakhir dengan penipuan. Berikut kasus penipuan investasi terbesar di Indonesia.

1. Investasi Bodong Paket Susu Sapi Perah (Rp156 Miliar)

Dua pelaku penipu dengan modus investasi bodong berhasil diamankan Polda Jambi pada Maret 2020. Diketahui, dua pelaku berinisial AH dan AS. Mereka melakukan investasi bodong berkedok paket susu sapi perah yang berpusat di Ponorogo, Jawa Timur. Kedua pelaku telah melakukan penipuan terhadap 3.000 orang. Total kerugian akibat investasi bodong ini mencapai Rp156 miliar.

Penangkapan pelaku dilakukan setelah mendapat laporan dari korban. Korban melakukan investasi di CV NAS sebagai mitra kerja. Namun, korban tidak mendapatkan fee yang telah dijanjikan oleh pelaku. Di CV NAS, AH menjabat sebagai direktur sedangkan AS sebagai wakil direktur. Dari investasi bodong tersebut, AH mendapat keuntungan Rp50 juta per bulan. Kedua pelaku sudah menjalankan penipuan tersebut sejak 2017.

Baca juga: Hakim Marah Terkait Terdakwa Penipuan Mangkir, Ini Komentar Rutan Pekanbaru

2. Investasi Bodong di Pekanbaru (Rp84,9 Miliar)

Sidang kasus investasi bodong dengan kerugian nasabah di Pekanbaru sebesar Rp84,9 miliar kembali digelar. Pada Senin (10/1/2022), bos Fikasa Group Agung Salim datang ke Pengadilan Negeri Pekanbaru setelah mangkir. Di persidangan, majelis hakim menghadirkan empat terdakwa lainnya. Selain itu, dihadirkan pula para korban investasi bodong tersebut.

Baca juga: Kamis, Ustadz Yusuf Mansur Jalani Sidang Perdana Kasus Investasi Bodong di PN Tangerang

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement