Share

Diterjang Angin Kencang, Sejumlah Rumah Warga di Situbondo Rusak

Tim Okezone, Okezone · Rabu 19 Januari 2022 13:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 19 340 2534533 diterjang-angin-kencang-sejumlah-rumah-warga-di-situbondo-rusak-gLFepFn7i0.jpg Rumah warga di Situbondo rusak diterjang angin kencang (Foto: BNPB)

JAKARTA – Sejumlah rumah warga di wilayah Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur rusak setelah diterjang angin kencang pada Selasa 18 Januari 2022. Kerusakan rumah dari ringan hingga berat.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo menginformasikan lokasi terdampak berada di Desa Talkandang. Data kerusakan per hari ini, Rabu (19/1/2022) tercatat rumah rusak berat 3 unit, rusak sedang 15, dan rusak ringan 4. Sebanyak 22 KK terdampak kejadian yang berlangsung pada 16.30 WIB.

"Peristiwa ini tidak menyebabkan terjadinya pengungsian atau pun korban luka-luka," ujarnya melalui keterangan tertulis.

Baca Juga:  Madiun Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah Rusak Tower Sutet Roboh

BPBD dibantu TNI, Polri, pemerintah desa dan kecamatan melakukan penanganan darurat dengan membantu warga yang rumahnya rusak. Pihaknya juga masih melakukan kaji cepat untuk mengidentifikasi apabila ada kerusakan lain.

Ditambahkan Abdul Muhari, berdasarkan prakiraan cuaca, secara umum Provinsi Jawa Timur berpotensi mengalami hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang hingga tiga hari ke depan 22 Januari. Sementara di Kabupaten Situbondo, hari ini hingga esok hari, 20 Januari berpotensi mengalami hujan lebat.

"BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk selalu waspada dan siap siaga terhadap potensi bahaya hidrometeorologi basah, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang," katanya.

Baca Juga:  Rumah Roboh Diterjang Angin Kencang di Sukabumi, Seorang Lansia Tertimbun Reruntuhan

Berbagai upaya pencegahan atau langkah penanganan dini dapat dilakukan di tingkat desa, misalnya seperti penyiapan peralatan evakuasi, tempat pengungsian sementara atau pun pemantauan dini prakiraan cuaca. Masyarakat diimbau untuk menghindari pohon maupun bangunan yang berpotensi mengalami rubuh saat terjadi angin kencang.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini