Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Dewi Andongsari Bunuh Diri karena Rasa Bersalah kepada Gajah Mada

Tim Okezone , Jurnalis-Sabtu, 22 Januari 2022 |07:01 WIB
Kisah Dewi Andongsari Bunuh Diri karena Rasa Bersalah kepada Gajah Mada
Ilustrasi Mahapatih Gajah Mada (Foto: istimewa)
A
A
A

JAKARTA - Ibunda Gajah Mada, konon bernama Dewi Andongsari dimakamkan di Desa Cacing, Kecamatan Ngimbang, Gunung Ratu di Lamongan, Jawa Timur.

Juru kunci makam, Jumain menjelaskan, berdasarkan tutur cerita Dewi Andong Sari merupakan satu di antara selir raja pertama Majapahit, Raden Wijaya.

Ia dibuang dan akan dibunuh karena fitnah yang menyebut ia hamil dari hasil perselingkuhan. Namun ia tak dibunuh, Dewi Andong Sari hanya diasingkan di atas bukit di dalam hutan oleh prajurit kerajaan. Bukit inilah yang sekarang disebut Gunung Ratu.

Tak lama tinggal di sana, Dewi Andong Sari melahirkan seorang bayi laki-laki. Saat ia hendak turun dari bukit, Dewi Andong Sari menitipkan bayinya pada dua hewan peliharaan yang selama ini menemaninya, seekor kucing bernama condromowo dan seekor musang putih.

Dua hewan ini melawan seekor ular besar yang hendak memangsa bayi Dewi Andong Sari hingga mulut mereka berlumuran darah.

Baca juga: 4 Tokoh Kerajaan Nusantara yang Alami Moksa, Prabu Jayabaya Salah Satunya

Tapi, Dewi Andong Sari yang baru tiba dari mandi di sendang bawah bukit, justru mengira peliharaannya tersebut telah memakan si bayi. Padahal bayi tersebut masih hidup dan tersembunyi di balik dedaunan.

Lalu Dewi Andong Sari bunuh diri di Gunung Ratu. Ia merasa bersalah telah membunuh kucing condromowo dan musang putih.

Baca juga: Kutukan Kebo Iwa ke Patih Gajah Mada

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement