Share

Tak Terima Diledek, Siswa SD Ini Malah Dibacok OTK

Dharmawan Hadi, iNews · Jum'at 21 Januari 2022 18:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 21 340 2535876 tak-terima-diledek-siswa-sd-ini-malah-dibacok-otk-UM7OTNh5G2.jpg Foto: Illustrasi freepick

SUKABUMI - Seorang pelajar kelas 6 SD mengalami luka bacok di kepalanya setelah diduga dikeroyok oleh sejumlah orang tidak dikenal (OTK), di Jalan Lingkar Selatan RT 01/06, Kelurahan Babakan, Kecamatan Cibeurem, Kota Sukabumi pada Kamis 20 Januari 2022 pukul 16.30 WIB.

Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Iptu Astuti Setyaningsih mengatakan bahwa kejadian tindak pidana kekerasan terhadap anak di bawah umur atau pengeroyokan/penganiayaan terhadap korban yang berinisial RA (13), dilakukan oleh orang yang tidak dikenal sebanyak kurang lebih 10 orang.

"Yang mana kelompok para pelaku menurut keterangan korban dan saksi masih merupakan anak-anak di bawah umur juga atau sebaya korban dan saksi," ujarnya kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (21/1/2022).

Baca juga:  Gegara Tali Jangkar Putus, Nelayan Ini Dibacok di Kepala oleh Rekannya

Lebih lanjut Astuti menjelaskan, awal mula kejadian ketika korban melintas menggunakan kendaraan roda 2 dengan berboncengan 3 orang bersama saksi MY (14) dan R (14) melewati kelompok para pelaku yang sedang nongkrong.

"Diantara para pelaku ada yang berteriak (monyet), kemudian korban menghampiri kelompok para pelaku dan bertanya kenapa teriak monyet akan tetapi para pelaku menantang berkelahi sehingga terjadilah perkelahian, akibat kejadian tersebut korban alami luka di bagian atas kepala," ujar Astuti.

Baca juga: Pria di Kalideres Kena Bacok Pakai Celurit, Penyebabnya Terungkap

Sementara itu nenek korban, Khodijah (53) mengatakan, luka di kepalanya yang dialami cucunya itu diambil tindakan medis pada Kamis (20/1/2022) malam di IGD RSUD R Syamsudin SH dengan 3 jahitan.

"Pulang dari rumah sakit tadi dini hari pukul 01.00 WIB, dan sekarang sudah di rumah saya bersama ayahnya, kondisinya sudah membaik namun kepalanya masih diperban," ujarnya.

Keluarga berharap pihak kepolisian segera menangkap para pelaku yang mengeroyok cucunya itu. "Supaya jera, apalagi ada yang membawa senjata tajam. Coba kalau ada tiga orang saja yang membawa senjata tajam cucu saya bisa-bisa meninggal, saya harap kepada bapak polisi segera menangkapnya," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini