Share

Geger! Penemuan Mayat Mengambang di Ujunggenteng Sukabumi

Dharmawan Hadi, iNews · Kamis 27 Januari 2022 03:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 27 340 2538397 geger-penemuan-mayat-mengambang-di-ujunggenteng-sukabumi-A0IekYTexh.jpg Ilustrasi (Foto: Dok Sindonews)

SUKABUMI - Penemuan mayat mengambang di Dusun Warungwaru, Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, mengegerkan warga pada Rabu (26/1/202) sekira pukul 12.00 WIB. Mayat itu ditemukan tepatnya di Pantai Batulayam atau Pantai Batu Panganten dekat Villa Assabaland Ujunggenteng.

Menurut Humas SARDA Pos Ciracap, Noyief Naretsya, jasad korban pertama kali ditemukan saksi bernama Suhud, warga Kampung Warung Jati, RT 59/13, Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap. Warga menemukan mayat itu saat melakukan kegiatannya menangkap ikan di laut.

"Diketahui korban bernama Irfan Maulana (35) warga Kampung Cinagen 2 RT 01/01, Desa Ciparay, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi. Jasadnya ditemukan tak bernyawa terombang-ambing gelombang laut," ujar Noyief kepada MNC Portal Indonesia.

Baca Juga:  ASN Tewas Terserempet Kereta di Indramayu

Noyief menambahkan, pada saat itu, saksi melihat korban tanpa identitas mengambang dalam posisi telungkup di perairan Batu Panganten. Setelah itu, saksi langsung berlari dan melaporkan penemuan korban tersebut kepada warga dan berkoordinasi dengan Muspika serta tim evakuasi.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, petugas gabungan terdiri dari Muspika Kecamatan Ciracap dan Tim SAR Gabungan dari Satpolair Palabuhanratu, Posmat TNI AL Ujunggenteng, Koramil Surade, Polsek Surade, SARDA, Basarnas dan relawan lainnya, langsung melakukan upaya evakuasi jenazah.

"Saat proses evakuasi, petugas gabungan terkendala cuaca buruk dan ombak besar serta angin kencang. Iya, kalau untuk ketinggian gelombang ada sekitar 2 sampai 4 meter. Alhamdulillah, berkat kerjasama akhirnya Tim Rescue Pos SARDA Ciracap bersama tim gabungan lainnya berhasil mengevakuasi korban sekitar pukul 17.56 WIB dan selanjutnya korban dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan," ujarnya.

Baca Juga:  Polisi Selidiki Kasus Pemuda Tewas dengan Tangan dan Kaki Terikat

Sementara itu, petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Kecamatan Ciracap, Dadang menjelaskan, korban yang ditemukan mengambang di pantai Batulayam atau pantai Batu Panganten dekat Villa Assabaland Ujunggenteng itu, diduga karena bunuh diri.

"Kuat dugaan korban tenggelam hingga tewas ini, karena bunuh diri. Lantaran, sebelum ditemukan tewas, berdasarkan pengakuan dari pihak keluarganya, korban ini sempat mengirimkan pesan melalu chatingan aplikasi WhastApp yang menyampaikan agar motor korban diambil dan korban menyampaikan bahwa dirinya akan pergi jauh dan tidak akan kembali lagi ke rumah," katanya.

Dadang menambahkan, pada saat petugas hendak melakukan proses evakuasi pada jasad korban, di daratan atau di bibir pantai terdapat sebuah motor Honda Beat, tas jaket dan helm.

"Semua barang-barang dan motor itu, merupakan milik korban. Di dalam tas itu pun juga ditemukan handphone yang digunakan korban untuk menghungi pihak keluarganya, sebelum korban meninggal. Jadi, dugaan sementara korban ini telah mengakhiri hidupnya atau bunuh diri dengan cara menenggelamkan dirinya ke pantai tersebut," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini