Share

Nahas! 3 Bocah di Tegal Tenggelam saat Mandi di Sungai, Dua Korban Saudara Kembar

Yunibar, iNews · Sabtu 29 Januari 2022 00:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 28 340 2539562 nahas-3-bocah-di-tegal-tenggelam-saat-mandi-di-sungai-dua-korban-saudara-kembar-49JKHlHMz9.jpg 3 bocah di Tegal tenggelam saat mandi di sungai. (Foto: Yunibar SP)

TEGAL - Tiga bocah tewas tenggelam saat mandi di Sungai Batu Desa Batuagung, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah sekitar pukul 15.00 WIB, Jumat (28/01/2022).

Ketiga korban yakni kakak beradik (anak kembar) Tomi Isnan Abdul Rojak (13) dan Toti Isnan Abdul Fatah (13), serta Muhammad Baihaqi Dwi Afansyakh (12). Semuanya warga Desa Batuagung.

Salah seorang korban yang selamat dalam kejadian tersebut, Ahmad Abi Pratama (12) mengatakan, sebelum kejadian, sekitar pukul 13.30 ketiga korban bersama-sama berangkat ke sungai untuk mandi. Namun nahas, Tomi dan Baihaki tenggelam dan Toti coba menyelamatkan tapi juga ikut tenggelam.

"Pas berangkat awalnya berlima, pas mau sampai di sungai ada temen-temen lainya yang ikut mandi. Kebetulan saya baru pertama kali mandi di sungai itu. Pada saat itu Tomi dan Baihaqi loncat dari batu tapi enggak lama berdua tenggelam dan Toti coba menolongnya, tapi ikut tenggelam juga. Saat kejadian itu, temen-temen yang lain coba cari pertolongan kepada orang terdekat dan di sekitar pondok," kata Abi, Jumat.

Salah seorang saksi warga setempat yang sempat menyelamatkan korban, Edi Waluyo (48) mengaku saat kejadian dirinya sedang ngarit alias memotong rumput di ladang.

“Tiba-tiba ada dua anak kecil sambil menangis bilang tolongin temen saya tegelam di sungai, tenggelam tidak muncul-mucul,” ujarnya.

Awalnya Edi langsung mencari korban ke pinggir sungai. Namun tidak ada tanda-tanda keberadaan korban, hingga akhirnya dia menyelam. Pada penyelaman pertama tidak menemukan tanda-tanda korban, tapi saat penyelaman kedua kakinya menyentuh tubuh salah satu korban.  

Setelah menemukan korban pertama, korban kedua dan ketiga ditemukan tidak jauh dari korban pertama. Korban lalu dievakuasi menggunakan tali. Sejumlah warga mencoba melakukan pertolongan pada korban saat di darat tapi korban mengeluarkan air busa dari hidungnya.

"Sebelum kejadian saya sering bilang ke anak-anak agar tidak mandi disitu karena lagi musim hujan. Saya sering bilang ke anak-anak setiap hari,” ucap Edi.

Ketiga korban dilarikan ke Puskesmas Kalibakung, namun nyawa ketiganya tidak tertolong. Ketiga korban tewas telah dibawa ke rumah duka masing-masing. Rencananya ketiga jasad korban akan di makamkan Sabtu (29/01/2022) pagi di pemakaman umum desa setempat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini