Share

2.000 Pasukan Khusus Elit Rusia dan Pembunuh Bayaran Menuju Perbatasan Ukraina

Susi Susanti, Okezone · Rabu 02 Februari 2022 07:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 02 18 2541159 2-000-pasukan-khusus-elit-rusia-dan-pembunuh-bayaran-menuju-perbatasan-ukraina-NGS0QvdJD8.jpg Pasukan khusus elit Rusia menuju perbatasan Ukraina (Foto: Anadolu Agency)

UKRAINA - Ribuan pasukan khusus elit Rusia 'membanjiri' Belarusia yang meningkatkan kekhawatiran akan invasi Ukraina yang akan segera terjadi.

Brigade Spetsnaz ke-14 yang terdiri atas 2.000 pembunuh bayaran, ahli sabotase, dan operasi rahasia sedang dalam perjalanan ke tetangga utara Ukraina.

Mereka akan mendukung setidaknya 5.000 Spetsnaz yang sudah ada di antara 80.000 tentara reguler dari Rusia dan Belarusia.

Berita tentang lebih banyak pasukan gaya SAS Rusia memasuki Belarusia telah meningkatkan kekhawatiran atas pembangunan militer Kremlin melawan Ukraina.

Baca juga: Bersiap Perang, Rusia Diduga Pindahkan Pasokan Darah ke Dekat Perbatasan Ukraina

Setidaknya 126.000 pasukan Rusia sudah berkumpul di sisi timur Ukraina dan di lepas pantai dengan kapal perang angkatan laut.

Rusia telah mengklaim bahwa pembangunan Belarusia adalah untuk latihan bersama dengan pasukan lokal, meskipun jumlahnya jauh di atas ambang batas untuk perang yang tidak mematikan.

Baca juga: Hadapi Ancaman Rusia, NATO Kirim 5.000 Tentara dan 4 Pesawat Tempur ke Eropa Timur

“Begitu banyak Spetsnaz di wilayah ini merupakan perkembangan yang sangat mengkhawatirkan,” terang seorang sumber keamanan Inggris kepada Daily Mirror pada Selasa (1/2).

“Pada masa perang, fungsi utama pasukan Spetsnaz adalah penyusupan, penyisipan di belakang garis musuh, baik dalam pakaian seragam maupun sipil,” lanjutnya.

“Ini biasanya jauh sebelum permusuhan dimulai dan sekali di tempat untuk melakukan tindakan sabotase, penghancuran komunikasi, pusat logistik dan pembunuhan para pemimpin kunci pemerintah dan perwira militer,” ungkapnya.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy telah meningkatkan angkatan bersenjatanya sebanyak 100.000 tentara selama tiga tahun dan menaikkan gaji tentara.

Lebih dari 1.000 warga sipil di Kyiv sedang dilatih sebagai pejuang warga untuk membantu mempertahankan diri dari invasi Rusia.

Saat ini ada hampir 250.000 orang di angkatan bersenjata Ukraina, dibandingkan dengan kekuatan keseluruhan Rusia sekitar 900.000.

Banyak tentara Ukraina menjaga 250 garis depan parit menghadapi separatis pro-Rusia di Donbas yang diperebutkan yang menewaskan 14.000 tentara dalam pertempuran sengit sejak 2014.

NATO telah berkumpul di sekitar Ukraina dalam beberapa pekan terakhir dengan Inggris mempersenjatai dan melatih pasukan Ukraina dengan rudal anti-tank NLAW.

Sementara itu, menjelang kunjungan ke Kyiv Perdana Menteri Boris Johnson mendesak Rusia untuk mundur dan terlibat dalam dialog untuk menemukan resolusi diplomatik dan menghindari pertumpahan darah lebih lanjut.

“Sebagai teman dan mitra demokrasi, Inggris akan terus menegakkan kedaulatan Ukraina di hadapan mereka yang berusaha menghancurkannya,” ujarnya.

Ribuan orang Inggris yang tinggal di Ukraina sedang bersiap untuk mengungsi melalui Kyiv, mungkin melarikan diri ke barat ibukota atau terbang kembali ke Inggris jika bandara tidak dihancurkan.

Pesawat mata-mata NATO sedang memantau penambahan pasukan Rusia di Belarus untuk mencari tanda-tanda peringatan dini invasi ke negara tetangga Ukraina.

Sebuah pesawat pengintai Rivet Joint RC-135 angkatan udara Amerika memindai perbatasan Belarus pada hari Selasa sebelum menukik menuju Krimea.

Pesawat tempur itu terbang pada ketinggian lebih dari 31.000 kaki dengan kecepatan 314 knot untuk menghindari jangkauan rudal darat-ke-udara dari pihak Belarusia.

Kedua daerah itu diyakini sebagai titik awal serangan Rusia ke Ukraina jika Kremlin memerintahkan invasi.

Pesawat mata-mata British Rivet Joint juga diyakini terlibat dalam pemindaian Belarus dan Krimea untuk kemungkinan tanda-tanda invasi.

Pesawat perang senilai 200 juta poundsterling (Rp2,8 triliun) itu diisi dengan peralatan berteknologi tinggi yang mampu melakukan komunikasi di darat.

Itu juga dapat mendeteksi tanda-tanda sistem rudal sedang bersiap untuk serangan dan melakukan geolokasi ketika mereka berada dengan melacak sistem panduan mereka.

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini