EKUADOR - Sedikitnya 23 orang meninggal setelah hujan lebat memicu tanah longsor pada Senin (31/1) di Quito, Ekuador.
Walikota Quito Santiago Guarderas mengatakan kepada wartawan pada Selasa (1/2) bahwa 47 orang terluka, termasuk dua yang tersisa dalam kondisi kritis akibat bencana tersebut. Tujuh orang telah dipulangkan dari rumah sakit.
Dia menambahkan pihak berwenang telah memperingatkan jumlah korban tewas bisa meningkat karena pekerja terus membersihkan puing-puing.
Baca juga: Hujan Lebat Picu Banjir dan Longsor, Tewaskan Setidaknya 19 Orang di Brasil
"Kami melihat sungai hitam besar yang menyeret semuanya, kami harus memanjat tembok untuk melarikan diri," terang penduduk Alba Cotacachi, yang mengevakuasi dua putrinya yang masih kecil dari rumah mereka, kepada Reuters.
"Kami sedang mencari yang hilang," lanjutnya.
Baca juga: Tanah Longsor Tewaskan 14 Orang, 17 Warga Tertimbun