BRASILIA - Tanah longsor dan banjir akibat hujan lebat di Negara Bagian Sao Paulo, Brasil telah menewaskan setidaknya 19 orang sejak Jumat (28/1/2022), termasuk tujuh anak-anak, kata pejabat keamanan publik, Minggu (30/1/2022).
Menurut otoritas Negara Bagian São Paulo, sembilan orang lainnya terluka akibat hujan dan empat lainnya hilang, sementara sekira 500 keluarga kehilangan tempat tinggal di seluruh negara bagian.
Gubernur Sao Paulo João Doria terbang di atas daerah banjir pada Minggu dan mengatakan dia telah menyalurkan 15 juta reais (sekira Rp40 miliar) bantuan darurat untuk kota-kota yang terkena dampak.
Dalam sebuah pernyataan dari Kementerian Pembangunan Daerah, pemerintah federal mengatakan bahwa pihaknya tengah memantau situasi.
Bencana hujan lebat, banjir dan longsor ini berdampak pada sejumlah kotamadya di Sao Paolu, dengan Aruja, Francisco Morato, Embu das Artes dan Franco da Rocha, mengalami pukulan terberat.
Badai juga menyebabkan kerusakan di bagian utara Varzea Paulista, Campo Limpo Paulista, Jau, Capivari, Montemor dan Rafard, kata pejabat negara.
Sejak Desember, hujan lebat telah memicu banjir mematikan di timur laut Brasil, mengancam akan menunda panen di barat tengah dan secara singkat memaksa penangguhan operasi pertambangan di Negara Bagian Minas Gerais.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.