JAKARTA – Sejumlah tokoh nasional seperti Ketua DPR Puan Maharani dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dinilai memiliki visi kebhinekaan yang mampu menjawab tantangan.
(Baca juga: Puan Maharani: NU Selalu Gelorakan Spirit Hubbul Wathon Minal Iman)
"Puan dan Ganjar dapat jadi pengayom untuk memperkuat visi kebhinekaan di Indonesia," kata Ketua Bidang Politik, Hukum, dan HAM PB PMII, Daud A Gerung dalam diskusi bertajuk Bhinneka Mau Dibawa ke Mana? di Kedai Tjikini, Cikini, Jakarta Pusat.
Dikatakan Daud, visi kebhinekaan dibangun dari sosok yang dapat memahami betul nilai kultural dari bangsa Indonesia.
(Baca juga: Kebakaran Pasar Johar Semarang, Emak-Emak Histeris di Depan Ganjar)
"Persatuan lahir karena perbedaan, oleh karena itu dibutuhkan aktualisasi nilai kebangsaan, dan kebhinekaan, termaktub pada nilai nilai tersebut," tutup Daud.
Sekadar diketahui, diskusi ini dihadiri oleh perwakilan pengurus PB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), PB Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan DPP Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).
Dalam diskusi ini juga diangkat mengenai arah bagi pemimpin Indonesia. Mereka diharapkan terus menjunjung tinggi Kebhinekaan sebagai tongkat estafet kepemimpinan Indonesia dan Bhinneka adalah bagian dari masyarakat Indonesia.(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.