Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Usut Laporan Aplikasi Binomo, Bareskrim Periksa Influencer yang Promosikan Pekan Ini

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Senin, 07 Februari 2022 |13:49 WIB
Usut Laporan Aplikasi Binomo, Bareskrim Periksa Influencer yang Promosikan Pekan Ini
Ilustrasi. (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Kepolisian segera mengusut laporan dari korban aplikasi Binomo beserta affiliatornya terkait kasus dugaan penipuan trading binary option atau perdagangan opsi biner.

Dirtipeksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan mengungkapkan bahwa pihaknya tak menutup kemungkinan akan memeriksa sejumlah affiliator atau influencer yang turut mempromosikan atau berkaitan dengan aplikasi itu.

"Binomo masih penyelidikan minggu ini. Iya seharusnya (influencer yang mempromosikan diperiksa)," kata Whisnu saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin (7/2/2022).

BACA JUGA:Fakta 105 Situs Investasi Bodong Ditutup, Ada Binomo dan Awas Tertipu

Meski begitu, Whisnu belum dapat menyebut pihak-pihak yang sudah dijadwalkan untuk diperiksa oleh Bareskrim sejauh ini. Ia pun mengatakan bahwa perkara ini masih dalam tahap pendalaman.

Sehingga, katanya, belum dapat membeberkan lebih lanjut mengenai dugaan pelanggaran pidana ataupun pelanggaran lain dalam perkara ini. "Masih didalami," ujar Whisnu.

Diketahui, sebanyak delapan orang telah melaporkan aplikasi Binomo beserta affiliatornya ke Bareskrim Mabes Polri pada Kamis, 3 Februari 2022. Mereka merasa dirugikan hingga ratusan juta rupiah oleh aplikasi Binomo dan para affiliatornya.

"Kita sudah buat laporan dan diterima oleh teman-teman Bareskim Mabes Polri melalui SPKT," kata Kuasa Hukum 8 korban Binomo, Finsensius Mendorfa saat dikonfirmasi.

Laporan tersebut, dikatakan Finsensius, telah diterima oleh Bareskrim Polri. Berdasarkan data yang dikantongi Finsensius, bukan hanya delapan orang yang menjadi korban aplikasi Binomo. Para korban, kata Finsensius, telah merugi hingga ratusan juta rupiah.

"Kerugiannya, kalau untuk koordinatornya sendiri Pak Maru Unazara itu Rp550 juta, kalau dihitung semua yang baru saja ikut tadi 8 orang ini, tapi yang masuk dalam data base kami sudah ratusan ini menuju ribuan korban," bebernya.

(Widi Agustian)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement