Share

3 Negara dengan Hukum Terbaik di Dunia, Ada yang Bebas Korupsi hingga Hapus Hukuman Mati

Ajeng Wirachmi, Litbang Okezone · Jum'at 11 Februari 2022 07:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 10 18 2545322 3-negara-dengan-hukum-terbaik-di-dunia-ada-yang-bebas-korupsi-hingga-hapus-hukuman-mati-Bq1lrosN2Q.jpg Ilustrasi hukum (Foto: Okezone)

JAKARTA -Beberapa negara di dunia memiliki hukum terbaik. Dalam artian, masyarakatnya juga patuh terhadap hukum yang diberlakukan. Berikut adalah 3 negara dengan hukum terbaik di dunia.

1. Denmark

Menurut data yang dirilis World Justice Project, Denmark menempati urutan pertama negara dengan hukum terbaik di dunia. Negara ini memiliki skor keseluruhan 0,90. Selain itu, negara ini juga bebas daru korupsi. Integritas politik menjadi keberhasilan tersapunya korupsi di Denmark. Baik pemerintah dan masyarakat Denmark beranggapan, ketika anggota partai politik atau seorang pejabat publik sudah terlibat korupsi, maka sudah tidak lagi dianggap responsif oleh masyarakat.

Baca juga: Mahfud MD: Menegakan Hukum Tidak Selalu Sama dengan Menegakan Keadilan 

2. Norwegia

Memiliki skor 0,89, Norwegia berada di urutan kedua negara dengan hukum terbaik. Kepatuhan hukum di negara ini tidak hanya menjadikan Norwegia bebas korupsi, namun juga bisa memudahkan penyelesaian sengketa dengan cara yang lebih efisien. Sebuah peraturan unik namun tetap dipatuhi dan dihargai warganya adalah dilarang mengencingi wilayah perbatasan Norwegia dan Rusia.

Baca juga: Proses Terbentuknya Norma Dalam Masyarakat

Meskipun bukan berasal resmi dari pemerintah, namun anjuran yang dipasang pihak tak dikenal itu tetap ditaati, demi menghargai Rusia. Melansir Sindonews, Jens Hoilund, Komisaris Perbatasan Norwegia mengatakan bahwa hal itu tidak menjadi masalah, sebab penduduk lokal dan para wisatawan tidak merasa terganggu. Bahkan, mereka mematuhinya.

3. Finlandia

Negara ketiga dengan hukum terbaik di dunia adalah Finlandia. World Justice Project memberikan poin 0,87 terhadap negara ini. Finlandia resmi menghapuskan hukuman mati pada 1971. Terkait hak cuti melahirkan, negara ini mengizinkan kedua orangtua bayi untuk mengambil cuti selama kurang lebih 7 bulan dan mendapat uang saku per hari, usai kelahiran anaknya. Untuk orangtua tunggal, Finlandia memberikan cuti hingga 10 bulan. Kebijakan ini tentunya disambut baik oleh masyarakat Finlandia. Dengan masa cuti hampir setahun itu, mereka memiliki lebih banyak waktu untuk bayi yang baru dilahirkannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini