JAKARTA - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menyatakan bahwa, tiga terduga teroris yang ditangkap di Bengkulu, sudah berbaiat ke kelompok Jamaah Islamiah (JI) sejak tahun 1999 silam.
"Mereka sudah berbaiat kepada JI sejak 1999," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada awak media, Jakarta, Kamis (10/2/2022).
BACA JUGA:Densus 88 Tangkap 3 Terduga Teroris di Bengkulu, Termasuk Ketua JI
Ketiga terduga teroris yang ditangkap itu adalah, Ketua JI cabang Bengkulu, CA, dan dua anggotanya M dan R. Mereka memiliki sejumlah peran dalam kelompok itu.
"Dari keterangan dan alat bukti yang didapat, mereka aktif dalam perekrutan," ujar Ramadhan.
BACA JUGA:Polisi: 2 Terduga Teroris di Yogyakarta Berbaiat ke ISIS
Selain merekrut, Ramadhan menyatakan bahwa, terduga teroris itu juga aktif dalam melakukan penggalangan dana untuk bergeraknya aktivitas organisasi tersebut.
Bahkan, lanjut Ramadhan, mereka juga bertugas untuk melakukan perbantuan menyiapman persembunyian bagi anggota Jamaah Islamiah yang sedang diburu oleh aparat kepolisian.
"Memfasilitasi pelaku atau DPO untuk sembunyi atau melarikan diri," ucap Ramadhan.
Sebelumnya, Densus 88 Antiteror Polri juga menangkap dua terduga teroris di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Mereka adalah, RAU dan SU.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.