Share

Perang Rusia-Ukraina, 137 Orang Meninggal dan 316 Terluka

Susi Susanti, Okezone · Jum'at 25 Februari 2022 08:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 25 18 2552796 perang-rusia-ukraina-137-orang-meninggal-dan-316-terluka-uGlwSBwvGG.jpg Perang Rusia-Ukraina (Foto: AFP)

KIEV - Pasukan Rusia yang menginvasi menekan jauh ke Ukraina pada Kamis (24/2) ketika pertempuran mematikan mencapai pinggiran Kiev dan Barat menanggapi dengan sanksi hukuman.

Rudal dan penembakan terus menghujani kota-kota Ukraina setelah Presiden Rusia Vladimir Putin melancarkan invasi darat dan serangan udara skala penuh, memaksa warga sipil untuk berlindung di sistem metro, dengan 100.000 orang mengungsi.

Presiden Ukraia Volodymyr Zelensky mengatakan di seluruh Ukraina, sedikitnya 137 "pahlawan" meningal dan 316 orang terluka setelah hari pertama pertempuran. Dia menyerukan wajib militer dan tentara cadangan di seluruh negeri untuk berperang dalam mobilisasi umum.

Presiden Zelensky mengatakan sekarang ada "tirai besi baru" antara Rusia dan seluruh dunia, seperti dalam Perang Dingin.

Baca juga: Perang Rusia-Ukraina, 57 Orang Meninggal dan 160 Terluka serta Banyak Warga Melarikan Diri

Ukraina mengatakan pasukan Rusia telah merebut pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl, daerah yang masih sangat terkontaminasi dengan bahan radioaktif setelah kecelakaan 1986 yang menghancurkan, mendorong pengawas nuklir IAEA untuk menyerukan "penahanan".

Baca juga: Presiden Ukraina Peringatkan 'Tirai Besi Baru' saat Rusia Menyerang

Saksi mata mengatakan kepada AFP bahwa pasukan terjun payung Rusia merebut kendali lapangan udara strategis Gostomel, di pinggiran barat laut Kyiv, setelah menukik dengan helikopter dan jet dari arah Belarusia.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

"Helikopter datang dan kemudian pertempuran dimulai. Mereka menembakkan senapan mesin, peluncur granat," kata warga Sergiy Storozhuk.

Intelijen Barat mengatakan bahwa Rusia sedang berusaha untuk mengumpulkan "kekuatan luar biasa" di sekitar ibukota Ukraina dan bahwa Moskow telah membangun "superioritas udara sepenuhnya" atas Ukraina.

Di tempat lain, pasukan darat Rusia bergerak ke Ukraina dari utara, selatan dan timur, memaksa banyak warga Ukraina meninggalkan rumah mereka saat suara bom bergema.

Kementerian pertahanan Moskow mengatakan pasukannya telah "berhasil menyelesaikan" tujuan mereka untuk hari itu, sebelumnya mengklaim telah menghancurkan lebih dari 70 sasaran militer Ukraina, termasuk 11 lapangan udara.

Sementara itu, Amerika Serikat (AS) bergerak untuk menjatuhkan sanksi pada elit dan bank Rusia, tetapi menekankan bahwa pasukan AS tidak akan menuju ke Eropa timur untuk berperang di Ukraina, tetapi sebaliknya akan mempertahankan "setiap inci" wilayah NATO.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini