Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Saat Gajah Mada Menolak Diberi Jabatan Strategis di Kerajaan Majapahit

Avirista Midaada , Jurnalis-Sabtu, 05 Maret 2022 |08:48 WIB
Saat Gajah Mada Menolak Diberi Jabatan Strategis di Kerajaan Majapahit
Mahapati Majapahit, Gajah Mada (foto: istimewa)
A
A
A

GAJAH MADA merupakan patih terbesar Kerajaan Majapahit. Namun awalnya Gajah Mada enggan mengemban jabatan penting di Kerajaan Majapahit. Ia baru tampil sebagai patih saat Aria Tadah yang menjabat patih Majapahit mengundurkan diri, itu pun dengan proses yang panjang.

Dikisahkan dalam buku "Menuju Puncak Kemegahan Sejarah Kerajaan Majapahit" karya Slamet Muljana, saat masa kepemimpinan Tribuwanatunggadewi dan Rajadewi Maharajasa, Gajah Mada mendapat tawaran jabatan penting tersebut.

Tadah yang sebagai patih amangku bumi, saat itu memang tengah sakit dan sudah merasa tua. Sehingga Tadah meminta kepada raja Majapahit untuk menggantinya. Tadah pun mengajukan nama Gajah Mada kepada rani Majapahit untuk bisa menggantikannya.

Tadah beranggapan bahwa Gajah Mada adalah orang yang tepat karena kebijaksanaan dan sifatnya. Tapi sebelum mengajukan nama Gajah Mada, Aria Tadah terlebih dahulu mendekati Gajah Mada dan melobinya. Namun oleh Tadah, Gajah Mada ditawarkan di posisi sebagai patih, tetapi bukan patih amangku bumi. Ia meminta agar Gajah Mada membantunya dalam menjalankan tugas sebagai patih.

 BACA JUGA:Kecerdikan Gajah Mada Bikin Jayanagara Kembali Bertahta di Majapahit Usai Mengungsi

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement