Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Benny Moerdani, Jenderal Kopassus yang Berhasrat Jadi Wakil Presiden

Alyssa Nazira , Jurnalis-Selasa, 15 Maret 2022 |06:02 WIB
Kisah Benny Moerdani, Jenderal Kopassus yang Berhasrat Jadi Wakil Presiden
Benny Moerdani (foto: dok istimewa)
A
A
A

JENDERAL Leonardus Benjamin Moerdani atau yang akrab disapa dengan Benny, lahir di Cepu, Blora, Jawa Tengah, pada 2 Oktober 1932. Benny merupakan Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI), yang di saat bersamaan juga menjabat sebagai ketua Fraksi ABRI.

Selain itu, Benny juga pernah menjabat sebagai Menteri Pertahanan dan Keamanan, serta Pangkopkamtib.

Benny Moerdani juga dikenal sebagai jenderal intel dengan karakternya yang kuat. Ia disebut-sebut sebagai orang kepercayaan Soeharto, dan anak emas Soeharto selama dirinya berada di militer. Namun, pada akhir masa jabatan Benny sebagai Panglima ABRI, hubungannya dengan Soeharto merenggang.

Dilansir dari buku "Benny Moerdani yang Belum Terungkap", Benny memiliki hasrat menjadi wakil presiden. Namun karena hasratnya yang ingin menjadi wakil presiden tersebut, Benny terpaksa harus kehilangan jabatannya sebagai Panglima ABRI di tengah jalan. Belum habis masa jabatannya sebagai Panglima ABRI, Benny sudah dicopot dari jabatannya itu oleh Soeharto.

 BACA JUGA:Benny Moerdani, Jenderal Kopassus yang Nyawanya Dihargai 5.000 Gulden oleh Pasukan Elite Belanda

Soeharto mencopot Benny Moerdani sebagai Panglima ABRI sepekan sebelum Sidang Umum MPR. Peristiwa penggantian Panglima ABRI di tengah jalan ini, menjadi yang pertama kalinya bagi Soeharto selama masa jabatannya sebagai presiden.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement