Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Musim Kemarau 2022 di Bawah Normal, BMKG: Waspada, Karhutla Akan Lebih Besar

Binti Mufarida , Jurnalis-Jum'at, 18 Maret 2022 |10:55 WIB
Musim Kemarau 2022 di Bawah Normal, BMKG: Waspada, Karhutla Akan Lebih Besar
Karhutla (Foto: Ist)
A
A
A

Urip mengingatkan perlunya memanfaatkan wilayah zona musim yang musim kemaraunya mundur untuk menampung air hujan. “Musim kemarau tadi ada yang mundur sekitar 47,7% ZOM diperkirakan musim kemaraunya mundur, ini barangkali bisa memberikan benefit atau keuntungan terkait dengan ketersediaan air yang cukup untuk kebutuhan tanaman padi pada musim tanam kedua,” tuturnya.

“Juga hal ini memberikan kesempatan untuk para stakeholder untuk menampung air atau memanen air hujan mengantisipasi musim kemarau. Jadi dalam selama bulan Maret beberapa daerah masih terjadi hujan,” imbuhnya.

Selain itu, waspadai juga potensi banjir di sebagian kecil yang masih memasuki musim hujan di saat wilayah lain di Indonesia masuk musim kemarau. “Kemudian yang ketiga, penting diketahui bahwa sebagian kecil wilayah Indonesia lainnya memasuki musim hujan dan akan mencapai puncaknya pada pertengahan tahun 2022 seperti misalnya sebagian wilayah Sulawesi dan Ambon. Sehingga perhatian kita tidak boleh hanya fokus pada penanganan Karhutla,” katanya.

“Seperti pada tahun tahun 2020 misalnya terjadi banjir besar di Luwu pada bulan Juli, di mana sebagian besar wilayah Indonesia sudah memasuki musim kemarau, namun ada beberapa daerah yang justru terjadi banjir,” pungkasnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement