Share

Sepasang Kekasih Tega Buang Bayi Hasil Hubungan Gelapnya

Dharmawan Hadi, iNews · Jum'at 18 Maret 2022 16:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 18 340 2563979 sepasang-kekasih-tega-buang-bayi-hasil-hubungan-gelapnya-VHsv3erFEx.jpg Tersangka pembuang bayi di Sukabumi ditangkap polisi (Foto : MPI/Istimewa)

SUKABUMI - Kasus pembuangan jasad bayi perempuan yang menggegerkan warga Desa Curugkembar, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi akhirnya terungkap. Polisi mengamankan sepasang kekasih yang hubungannya tidak direstui orang tua, diduga membuang hasil hubungan gelapnya.

Pembuangan bayi perempuan mungil di depan pekarangan rumah warga yang berlokasi di Kampung Tutugan, Desa Curugkembar, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat 11 Maret 2022, sekira pukul 06.00 WIB itu, diduga dilakukan sehabis aborsi oleh orang tuanya sendiri.

Kapolsek Curugkembar, Iptu Muhlis kepada mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan kedua orang tuanya di kediamannya, di wilayah Desa Curugkembar, pada Kamis 17 Maret 2022.

"Hasil pemeriksaan dan pengakuan keduanya, ia sengaja membuang bayi itu karena malu. Lantaran, bayi yang dilahirkan hasil hubungan gelap," ujarnya kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (18/3/2022).

Lebih lanjut Muhlis menjelaskan, setelah melakukan penyelidikan lebih dalam, akhirnya petugas kepolisian menemukan titik terang keberadaan terduga pelaku. Tidak lama setelah itu, Polsek Curugkembar langsung menciduknya. "Jadi pelakunya merupakan sepasang kekasih yang statusnya belum belum nikah karena tidak direstui orang tuanya," paparnya.

Selain mengamankan pelaku, petugas Polsek Curugkembar juga mengamankan sejumlah barang bukti. Salah satunya, cangkul dan kantong plastik. Setelah diamankan, Polsek Curugkembar langsung melimpahkan kasus tersebut ke Polres Sukabumi.

"Untuk kasusnya, sekarang sudah ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Sukabumi. Jadi, jika butuh keterangan apapun konfirmasi saja ke Polres Sukabumi," tandasnya.

Pihaknya menambahkan, jasad bayi tersebut pertama kali diketemukan oleh warga dalam posisi terkubur di dalam tanah dengan kedalaman kurang lebih 25 centimeter, yang ditutupi selimut berwarna biru. Berdasarkan keterangan saksi-saksi, kejadian tersebut berawal dari saksi yang bernama Aji (43) melihat urugan tanah baru yang berada tepat di depan rumahnya, pada Kamis 10 Maret 2022 sekira pukul 12.00 WIB siang.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Oleh saksi penemuan urugan tanah baru tersebut sempat dibiarkan. Namun karena timbul rasa penasaran dari saksi serta ditambah dengan adanya aroma atau bau tidak sedap di sekitar urugan baru itu. besoknya saksi mengajak tetangga dekatnya untuk menggali urugan baru tersebut," ujar Muhlis.

Dengan penuh penasaran, lanjut Muhlis lalu saksi dan warga lainnya menggali urugan tanah itu, dan ketika baru mengali sedalam 25 centimeter, mereka menemukan bungkusan selimut berwarna biru yang di dalamnya terdapat jasad bayi perempuan. Lalu mereka melaporkan kejadian tersebut ke pihak aparat Kepolisian Polsek Curugkembar.

"Setelah diperiksa kemudian dengan kesepakatan antara kami, warga dan Tim Medis Puskesmas Curugkembar, jasad bayi perempuan tersebut langsung di kuburkan di TPU (Tempat Pemakaman Umum) di Kampung Tutugan 2, Desa Curugkembar," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini