"Oleh saksi penemuan urugan tanah baru tersebut sempat dibiarkan. Namun karena timbul rasa penasaran dari saksi serta ditambah dengan adanya aroma atau bau tidak sedap di sekitar urugan baru itu. besoknya saksi mengajak tetangga dekatnya untuk menggali urugan baru tersebut," ujar Muhlis.
Dengan penuh penasaran, lanjut Muhlis lalu saksi dan warga lainnya menggali urugan tanah itu, dan ketika baru mengali sedalam 25 centimeter, mereka menemukan bungkusan selimut berwarna biru yang di dalamnya terdapat jasad bayi perempuan. Lalu mereka melaporkan kejadian tersebut ke pihak aparat Kepolisian Polsek Curugkembar.
"Setelah diperiksa kemudian dengan kesepakatan antara kami, warga dan Tim Medis Puskesmas Curugkembar, jasad bayi perempuan tersebut langsung di kuburkan di TPU (Tempat Pemakaman Umum) di Kampung Tutugan 2, Desa Curugkembar," pungkasnya.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.