JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali meminta keterangan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, hari ini. Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) tersebut masih dikonfirmasi KPK terkait penyelidikan penyelenggaraan ajang balap Formula E di Jakarta.
"Jadi mengenai mekanisme, saya pertama-tama apresiasi dengan diundangnya saya kedua kali, untuk masalah konsennya, masalah Formula E," ungkap Prasetyo di pelataran Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (22/3/2022).
Prasetyo mengakui dikonfirmasi oleh tim penyelidik soal anggaran Rp180 miliar untuk pelaksanaan Formula E. Anggaran itu dipermasalahkan karena diduga tidak sesuai aturan. "Mengenai Rp180 miliar uang yang sebelum menjadi Perda APBD sudah dikeluarkan melalui Bank DKI, Dispora itu saja," bebernya.
Baca juga: Masyarakat Bekasi Dukung KPK Terapkan Pasal TPPU ke Rahmat Effendi
Prasetyo menekankan bahwa pemeriksaan hari ini hanya untuk menambahkan keterangan yang sebelumnya. Utamanya, soal dana Rp180 miliar untuk pelaksanaan Formula E yang dibahas di Badan Anggaran (Banggar) DKI.
"Jadi di sini kan dalam persetujuan rencana memang, ya ada persetujuan rencana, tetapi mengenai penganggarannya kan dibahas di badan anggaran, nah dalam pembahasan badan anggaran, sebelum menjadi perda, menjabat uang dispora itu kepada Bank DKI 180 miliar, itu aja penekannya di situ," terangnya.
Dalam kesempatan itu, Prasetyo juga mengaku telah menyerahkan sejumlah dokumen kepada tim penyelidik KPK yang berkaitan dengan anggaran pelaksanaan Formula E. "Dokumennya itu surat dispora kepada gubernur yang dijawab oleh instruksi gubernur itu," katanya.
Sekadar informasi, KPK saat ini memang sedang menyelidiki penyelenggaraan ajang balap Formula E di Jakarta. KPK masih mengumpulkan data dan informasi tambahan soal penyelenggaraan Formula E tersebut. Tak hanya itu, KPK juga telah dan akan kembali mengklarifikasi sejumlah pihak ihwal penyelenggaraan Formula E.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.