Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dampak Sanksi Internasional, Warga Rusia Mulai Rasakan Kesulitan Pangan

Agregasi VOA , Jurnalis-Kamis, 24 Maret 2022 |06:24 WIB
Dampak Sanksi Internasional, Warga Rusia Mulai Rasakan Kesulitan Pangan
Warga Rusia antre ATM pasca sanksi dari internasional (Foto: AP/VOA)
A
A
A

MOSKOWRusia merasakan akibat dari sanksi negara-negara Barat dan tindakan keras yang dilakukan pemerintah setelah empat minggu mengirim pasukan ke Ukraina.

Berikut beberapa contoh barang sehari-hari yang tidak lagi bisa didapat dengan mudah oleh orang Rusia.

Video yang menunjukkan pembeli Rusia yang berebutan mengambil bungkusan gula di supermarket, menjadi viral. Harga gula meningkat tajam dan toko-toko memberlakukan pembatasan jumlah gula yang dapat dibeli untuk setiap pembeli.

Baca Juga:  Rusia Invasi Ukraina, Ini 4 Hal Utama yang Disoroti Inggris

Pada masa gejolak ekonomi, orang Rusia yang lebih tua, teringat akan kekurangan pangan awal 1990-an. Mereka secara naluri menggunakan gula yang biasa untuk membuat selai dan pengawet lainnya, juga untuk sorgum yang populer di negara itu.

Rusia telah membatasi ekspor gula dan biji-bijian dan berusaha meyakinkan masyarakat bahwa produk makanan penting itu tidak akan habis.

Barang lain yang harganya melonjak dan menghilang dari rak-rak toko adalah kertas untuk mesin cetak. Media lokal melaporkan, harga eceran naik dua atau tiga kali lipat dan kotak-kotak kertas itu dijual kembali secara daring dengan harga lebih mahal.

Baca Juga: NATO Akan Kirim Lebih Banyak Pasukan ke Eropa timur, Peringatkan Rusia Tidak Gunakan Senjata Nuklir

Ini terjadi karena beberapa pabrik kertas menangguhkan produksinya, seperti merek terkenal, Svetocopy, di wilayah Saint Petersburg di barat laut negara itu. Alasannya, industri kertas Rusia menggunakan natrium klorat sebagai bahan pemutih dan mengimpor sebagian besar bahan ini dari luar negeri.

Dalam hal perjalanan, kelas menengah Rusia terbiasa melakukan penerbangan tetap ke Eropa dan tempat lain, tetapi kini kebiasaan itu berakhir karena sanksi terberat dari negara-negara Barat yang menutup wilayah udara mereka untuk maskapai Rusia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement