"Ini yang terus kita dorong kepada seluruh FKTP agar terus berinovasi menghadirkan layanan jarak jauh kepada peserta sehingga peserta bisa mengakses layanan secara mudah dan dapat meningkatkan pencapaian kinerja yang baik bagi FKTP yang nantinya bisa berdampak kepada pencapaian kapitasi,” ujarnya.
Saat ini, sebagai upaya peningkatan pelayanan kepada peserta, BPJS Kesehatan telah melakukan optimalisasi pelayanan lewat digitalisasi, seperti skrining riwayat kesehatan dan skrining kesehatan yang bisa diakses peserta melalui aplikasi Mobile JKN, Website BPJS Kesehatan, Chat Assistant JKN (CHIKA) maupun FKTP.
Selain itu, tambah Ghufron, tren capaian skrining riwayat kesehatan setiap tahunnya terus meningkat. Tercatat, pada 2021, jumlah peserta yang mengakses layanan skrining riwayat kesehatan sebanyak 2.205.979 jiwa dibandingkan dengan pada tahun sebelumnya yang hanya mencatatkan 195.675 jiwa. Hal ini membuktikan bahwa BPJS berkomitmen dalam pencegahan penanganan Covid-19 pada peserta komorbid melalui skrining riwayat kesehatan.
“Harapannya, dengan komitmen kuat dari seluruh FKTP dalam melakukan upaya pelayanan promotif preventif Program JKN-KIS bisa meningkatkan capaian kinerja FKTP yang diperhitungkan dalam Kapitasi Berbasis Kinerja dan juga diharapkan bisa menciptakan kondisi masyarakat yang sehat,” tutur Ghufron.
CM
(Agustina Wulandari )