MOSKOW - Kremlin mengatakan pada Minggu (3/4)) bahwa tidak mungkin untuk sepenuhnya mengisolasi Rusia saat Barat terus menjatuhkan sanksi terhadap Moskow atas operasi militernya di Ukraina.
"Tidak ada ruang hampa atau isolasi Rusia sepenuhnya, itu tidak mungkin secara teknologi di dunia modern," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada TV pemerintah Rusia.
“Dunia jauh lebih besar dari Eropa,” katanya
"Cepat atau lambat kita harus membangun dialog, apakah beberapa pihak di luar negeri menginginkannya atau tidak,” lanjutnya.
Negara Barat diketahui memberikan sanksi ke Rusia, terutama sanksi ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya setelah Moskow melakukan invasi ke Ukraina pada 24 Februari lalu.
Baca juga: Kremlin: Perjanjian Rusia-Ukraina Harus Diselesaikan Sebelum Pertemuan Putin-Zelensky
Ada juga larangan bepergian dan pembekuan aset pada sejumlah tokoh pemerintah, termasuk Presiden Vladimir Putin.
Berbicara tentang kemungkinan pertemuan Putin dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Peskov mengatakan itu akan "secara hipotesis mungkin" tetapi akan membutuhkan dokumen tertulis yang disetujui oleh kedua belah pihak dalam negosiasi damai dengan Kyiv.
Agar pertemuan itu berlangsung, Peskov mengatakan para delegasi harus membuat "dokumen khusus".
"Bukan seperangkat ide, tetapi dokumen tertulis tertentu," ujarnya.
Sebelumnya pada Minggu (3/4), negosiator utama Rusia dalam pembicaraan gencatan senjata dengan Ukraina mengatakan terlalu dini untuk pertemuan tingkat atas untuk mengakhiri konflik.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.