Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cegah Serangan Balik, Penduduk Ukraina Tuduh Tentara Rusia Gunakan Warga Sipil Sebagai 'Tameng'

Susi Susanti , Jurnalis-Jum'at, 08 April 2022 |17:40 WIB
Cegah Serangan Balik, Penduduk Ukraina Tuduh Tentara Rusia Gunakan Warga Sipil Sebagai 'Tameng'
Penduduk Ukraina tuduh Rusia gunakan warga sipil sebagai tameng (Foto: AFP)
A
A
A

"Mereka menggunakan orang sebagai tameng," katanya.

Rumah-rumah di desa menjadi bukti serangan artileri. Jendela telah diledakkan, dinding dibumbui dengan lubang dan bangunan telah dirusak oleh ledakan.

Di jalan menuju pemukiman ada konvoi empat truk yang hancur dan sebuah tank yang lumpuh.

Di dekat lapangan umum, ada truk lain yang hancur di dekat tempat tidur yang digali di tanah.

"Mereka ditempatkan di mana-mana di desa," terang Mykola Vareldzhan, 62.

"Mereka tahu ada anak-anak di sini, karena ketika mereka datang mereka berkeliling rumah, memeriksa dokumen,” tambahnya.

Menggunakan manusia sebagai ‘perisai’ atau tameng dilarang berdasarkan Konvensi Jenewa, kode perilaku kemanusiaan internasional selama masa perang.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement