Share

Presiden Ukraina: Serangan Rudal Rusia di Stasiun Kereta Api Adalah Kejahatan Perang

Susi Susanti, Okezone · Sabtu 09 April 2022 10:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 09 18 2576013 presiden-ukraina-serangan-rudal-rusia-di-stasiun-kereta-api-adalah-kejahatan-perang-CXFhjWXUTB.jpg Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (Foto: Pemerintah Ukraina)

UKRAINA - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan semua orang di balik serangan Rusia di stasiun kereta Kramatorsk akan dimintai pertanggungjawaban.

"Ini adalah kejahatan perang Rusia yang lain, di mana setiap orang yang terlibat akan dimintai pertanggungjawaban," katanya dalam pidato malam pada Jumat (8/4), menambahkan bahwa propaganda negara Rusia mencoba menyalahkan angkatan bersenjata Ukraina atas serangan itu.

“Kami mengharapkan tanggapan global yang tegas terhadap kejahatan perang ini,” lanjutnya.

Zelensky mengkonfirmasi laporan sebelumnya dari kepala administrasi militer wilayah Donetsk, bahwa setidaknya 50 orang tewas dalam serangan itu, termasuk lima anak-anak.

Baca juga: Serangan Rudal Rusia Hantam Stasiun Kereta Api, 30 Orang Meninggal dan 100 Terluka

“Seperti pembantaian di Bucha, serta banyak kejahatan perang Rusia lainnya, serangan rudal di Kramatorsk harus menjadi salah satu tuduhan di pengadilan, yang pasti akan terjadi,” ujarnya.

Baca juga: Rudal Presisi Tinggi Hantam Pusat Pelatihan Pasukan Khusus Ukraina, 3 Orang Terluka dan 13 Bangunan Rusak

Presiden Ukraina mengatakan "semua upaya dunia" akan diarahkan untuk menetapkan menit demi menit "siapa yang melakukan apa, siapa yang memberi perintah, dari mana roket itu berasal, siapa yang membawanya, siapa yang memberi perintah, dan bagaimana caranya. pemogokan dikoordinasikan.”

"Tanggung jawab tidak bisa dihindari," tambahnya.

Diketahui, serangan rudal Rusia menghantam staiusn kereta api kota Kramatorsk, Ukraina timur, ketika warga sipil sedang menunggu kereta evakuasi ke daerah yang lebih aman di negara itu pada Jumat (8/4).

Jumlah koran tewas diperkirakan mencapai 52 orang dan lebih dari 100 orang terluka. 

"Rusia menghantam stasiun kereta api di Kramatorsk hari ini," kata polisi dalam sebuah pernyataan.

"Roket menghantam ruang tunggu sementara, tempat ratusan orang menunggu kereta evakuasi,” lanjutnya.

"Ini adalah bukti lain bahwa Rusia secara brutal, biadab membunuh warga sipil Ukraina, dengan satu tujuan saja -- untuk membunuh,” ujarnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini