Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

2 Mahasiswa di Kendari Dipukuli Puluhan Preman hingga Digetok Gagang Senpi

Mukhtaruddin , Jurnalis-Sabtu, 09 April 2022 |21:30 WIB
2 Mahasiswa di Kendari Dipukuli Puluhan Preman hingga Digetok Gagang Senpi
Illustrasi (foto: freepick)
A
A
A

KENDARI - Dua orang mahasiswa dikeroyok puluhan orang tak dikenal (OTK) di Sekretariat Mahasiswa asal Kecamatan Baito, Konawe Selatan di lorong Tunggala, kelurahan Wua-wua Kecamatan Wua-wua, Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis 7 April 2022 malam.

Korban Haerul Candra (23), menjelaskan kronologi kejadian saat itu dia bersama rekannya sedang bersiap-siap bergegas kesalahan satu warung kopi. Tiba-tiba pelaku yang berjumlah sekitar 10 orang itu masuk sekretariat sambil membawa senjata tajam berupa sangkur dan pistol.

 BACA JUGA:Polisi Bekuk Pencuri Emas 30 Gram dan Aniaya Korbannya di Sukabumi

Lalu, salah seorang pelaku langsung menodongkan pistol kepadanya, dan memukul korban dengan menggunakan gagang pistol di bagian jidat dan menarik pelatuk pistol tersebut, sehingga korban alami luka pada bagian jidat.

"Saat masuk, mereka hanya bilang diam. Pas jidat saya ditembak pakai pistol, saya tidak tau apa isi pistol itu, saya langsung berupaya menyelamatkan diri. Saya merangkak ke bawah dan keluar lewat jendela lalu ke belakang sekret. Beberapa menit kemudian, saya mendengar suara motor mereka," ujar Haerul yang saat ini masih dirawat di rumah sakit.

 BACA JUGA:Lansia Pemilik Penginapan Bersimbah Darah Dianiaya Pencuri

Selain dirinya, rekan-rekan mahasiswa lainnya yang berada dalam sekretariat itu juga menjadi korban yaitu Oteng (22), ia mengalami luka di bagian paha karena ditikam menggunakan sangkur yang dibawa salah satu pelaku. Hanya saja, yang lainnya tak alami luka serius.

"Mereka (pelaku) menggunakan masker. Ada yang bawa sangkur dan ada juga yang membawa pistol," ungkapnya.

Sementara itu, Rahmansyah yang juga menjadi korban mengatakan, penyerangan itu hanya berlangsung beberapa detik saja.

"Cepat sekali kejadiannya. Posisinya mereka datang langsung memukul terus orang-orangnya pakai masker. Begitu mi mereka memukul buta-buta," ujarnya.

Aksi penyerangan itu terjadi yang kedua kalinya. Sebelumnya Aksi penyerangan terjadi pada Selasa 5 April 2022 yang juga dilakukan sejumlah orang tak dikenal

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement