Share

Pesawat China Eastern Diduga Jatuh karena Kesalahan Kopilot, Otoritas China Beri Klarifikasi

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 12 April 2022 13:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 12 18 2577608 pesawat-china-eastern-diduga-jatuh-karena-kesalahan-kopilot-otoritas-china-beri-klarifikasi-ByBIvcSguK.JPG Tayangan berita terkait jatuhnya pesawat China Eastern Airlines. (Foto: Reuters)

BEIJING - Regulator penerbangan sipil China, Administrasi Penerbangan Sipil China (CAAC), membantah desas-desus seputar kecelakaan tragis pesawat Boeing 737-800 China Eastern MU5375 bulan lalu. CAAC mengatakan bahwa kecelakaan tragis itu masih dalam penyelidikan, dan belum ada kesimpulan yang ditarik tentang penyebab dan sifat kecelakaan itu.

Spekulasi beredar di media sosial menduga kopilot "mungkin bertanggung jawab" atas kecelakaan itu, mengklaim bahwa hal ini terungkap dari data kotak hitam. Beberapa warganet percaya bahwa CAAC akan mewajibkan awak pesawat untuk menjalani pemantauan kesehatan mental karena kecelakaan ini.

“Desas-desus, yang diklaim bersumber dari beberapa departemen keamanan publik, menyesatkan, akan merusak kepercayaan publik dalam penyelidikan yang sedang berlangsung, dan mungkin merupakan pelanggaran hukum,” kata Pejabat CAAC Wu Shijie pada Senin (11/4/2022) sebagaimana dilansir Global Times.

Wu mengatakan bahwa kecelakaan tragis itu masih dalam penyelidikan dan belum ada kesimpulan yang ditarik terkait penyebab dan sifat insiden tersebut.

BACA JUGA: Pesawat Boeing 737 Jatuh di China, Ini Sosok Kapten Penerbangan dengan Pengalaman Terbang 6.709 Jam

"Kami akan berusaha sebaik mungkin untuk mencari tahu penyebab kecelakaan itu sesegera mungkin dan merilis informasi yang relevan sesuai dengan hukum dan prosedur," katanya.

Wu mengatakan kecelakaan itu berdampak pada kesejahteraan pekerja penerbangan sipil garis depan, dan beberapa karyawan menderita ketegangan emosional, terutama pekerja yang lebih muda.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Disampaikan bahwa CAAC sangat mementingkan kesejahteraan mental pekerja penerbangan, dan meminta maskapai mengambil tindakan untuk mendukung pilot, pramugari, dan petugas keselamatan dalam mengelola tekanan psikologis mereka.

“Sejauh ini, pekerjaan ini telah mencapai hasil positif, dan tim awak pesawat di seluruh industri tetap stabil dan sepenuhnya mampu memastikan keselamatan penerbangan,”jelasnya.

CAAC mengatakan manajemen keselamatan penerbangan difokuskan pada kondisi mental dan kesehatan semua awak pesawat, termasuk pilot, dan itu adalah fungsi utama dari peraturan tersebut.

Industri penerbangan baru-baru ini mengadakan tinjauan keselamatan selama dua minggu, yang menyatakan bahwa mereka telah mengatasi sejumlah bahaya keselamatan, setelah kecelakaan fatal penerbangan MU5375 pada 21 Maret, menewaskan semua 132 orang di dalamnya.

“Langkah-langkah konkret harus diambil untuk memperkuat penyelidikan bahaya tersembunyi mengenai perawatan pesawat, kondisi cuaca penerbangan, kualifikasi personel dan kemampuan teknis,” kata CAAC.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini