Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Efisiensi Anggaran Pemilu 2024, KPU Minta Mendagri Bantu Pengadaan Kantor dan Gudang

Carlos Roy Fajarta , Jurnalis-Kamis, 14 April 2022 |07:30 WIB
Efisiensi Anggaran Pemilu 2024, KPU Minta Mendagri Bantu Pengadaan Kantor dan Gudang
Ketua KPU Hasyim Asyari (Foto: MNC Portal)
A
A
A

JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Hasyim Asy'ari berharap Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memastikan data daerah yang bisa membantu pengadaan infrastruktur untuk kantor dan gudang KPU.

Dengan demikian KPU RI bisa segera menghitung ulang anggaran untuk Pemilu 2024 demi terlaksananya efisiensi anggaran yang diajukan untuk penyelengaraan Pemilu 2024 sebesar Rp 76,7 triliun.

Jumlah tersebut naik tiga kali lipat dibanding dana Pemilu 2019. Presiden Jokowi dan DPR meminta anggaran tersebut ditinjau ulang karena dianggap terlalu besar.

Hasyim Asy'ari beralasan anggaran jumbo tersebut merupakan anggaran multi years dari 2022-2025. Di mana, lanjut dia, di antaranya dialokasikan untuk pembangunan kantor.

Baca juga: Rapat di DPR, KPU Pastikan Pemilu 2024 Sesuai Jadwal

Ia menyebut bahwa banyak kantor KPU di daerah yang meminjam dari pemda, hingga menyewa ruko.

"Itulah mengapa anggaran yang kami ajukan besar, karena keperluan yang diperlukan untuk Pemilu ini bukan sekadar aspek elektoral, tetapi juga ada aspek infrastruktur seperti kantor dan gudang. Kami ajukan karena biasanya mendapat respon positif kalau di musim Pemilu," ujar Hasyim dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta.

Baca juga: Jokowi Akan Terbitkan Perpres Dukung Pelaksanaan Pemilu 2024

Ia menyebutkan bahwa apabila pemerintah pusat dan pemerintah daerah bisa membantu pengadaan infrastruktur maka KPU bisa memangkas sejumlah mata anggaran.

"Berdasarkan pengalaman 2020 kemarin meskipun dianggarkan oleh APBN, tetapi dalam praktiknya banyak juga teman-teman KPU penyelenggara Pilkada itu difasilitasi oleh pemerintah daerah masing-masing," ungkap Hasyim Asy'ari.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement