Share

Pembunuh Mahasiswa Kedokteran UB Ditangkap di Kota Malang

Avirista Midaada, Okezone · Jum'at 15 April 2022 20:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 15 519 2579783 pembunuh-mahasiswa-kedokteran-ub-ditangkap-di-kota-malang-vONMvaDMCD.jpg Mahasiswa kedokteran UB Bagus Prasetya Lazuardi (Foto: Ist/Avirista Midaada)

PASURUAN - Pelaku pembunuhan Bagus Prasetya Lazuardi, calon dokter muda yang tewas di Pasuruan akhirnya ditangkap. Penangkapan terduga pelaku dilakukan tim Polda Jawa Timur di Malang. 

Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Adhi Putranto Utomo membenarkan kabar penangkapan terduga pelaku pembunuhan Bagus Prasetya di Malang. Selain menangkap terduga pelaku, mobil Toyota Innova milik korban juga sudah ditemukan.

"Iya, sudah ditangkap Polda, tadi pagi. Mobilnya juga sudah ditemukan di Kota Malang," ucap Adhi saat dikonfirmasi MNC Portal, pada Jumat malam (15/4/2022).

BACA JUGA:Dokter Muda Diduga Dibunuh, Polisi Temukan Fakta Mengejutkan pada Pacar Korban 

Namun, Adhi belum bisa menjelaskan lebih lanjut mengingat pelaku langsung dibawa ke Polda Jawa Timur untuk ditangani Subdit Jatanras Polda Jatim. "Silakan konfirmasi ke Jatanras Polda Jatim yang nangani," jawabnya singkat.

Sebelumnya diberitakan, jasad pria ditemukan tewas membusuk di Desa Purwodadi, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan pada Selasa 12 April 2022 sekitar pukul 08.30 WIB. Warga sempat mengira jasad pria di semak-semak pekarangan pinggir jalan yang terindentifikasi bernama Bagus Prasetyo Lazuardi sebagai bangkai kucing, karena bau busuk yang muncul.

Jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Porong Sidoarjo untuk menjalani autopsi dan identifikasi. Dari hasil indentifikasi forensik diketahui korban merupakan warga Jalan Letjen Suprapto, Tulungagung, yang tengah menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB). Jenazah Bagus Prasetyo Lajuardi sendiri telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Bendosari, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, pada Rabu dini hari, 13 April 2022.

Polisi sendiri memastikan Bagus meninggal dengan kondisi ada kekerasan benda tumpul di bagian dadanya usai hasil autopsinya keluar. Hal ini menyebabkan paru-parunya mengempis hingga menyebabkan kematian yang disebabkan adanya upaya pembunuhan.

BACA JUGA:Terungkap! Jasad Pria Membusuk Ternyata Dokter Muda dari Universitas Brawijaya 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini