JAKARTA - Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kaharuddin menjadi viral di media sosial. Pasalnya, Kaharuddin menyebut rezim orde baru penuh dengan kebebasan dan kesejahteraan dibanding sekarang.
(Baca juga: Aspirasi Demo 11 April Tersampaikan, BEM SI: Kerusuhan Bukan dari Kami)
Kaharuddin mengatakan, salah satu tuntutan mahasiswa adalah kesejahteraan dan kebebasan. Menurutnya, kebebasan dan kesejahteraan tersebut tidak didapatkan masyarakat pada era pemerintahan sekarang, tetapi ada pada era Orde Baru (Orba).
"Misalkan di orde lama, kita peroleh kebebasan tapi kesejahteraan tidak. Orde baru kita peroleh yang namanya kebebasan, kesejahteraan kita punya. Hari ini yang ingin kita (mahasiswa) tanyakan adalah apakah kita peroleh kesejahteraan? Apakah kita peroleh kebebasan?" ujar Kaharuddin dikutip MPI dalam sebuah talk show, Minggu (17/4/2022).
Akibat pernyataan Kaharuddin tersebut. Mantan Aktivis 1998 Masinton Pasaribu menanggapi langsung pernyataan yang dilontarkan. Menurut Masinton, apa yang dibicarakan Kaharuddin keliru dan tidak sesuai sejarah di lapangan.
"Orde baru itu tidak ada yang namanya kebebasan. Kesejahteraan ya semu. Teman-teman mahasiswa juga harus objektif karena kebebasan tidak ada dalam alam masa orde baru, makanya kami dan teman-teman tahun 97 98 menentang itu, memperjuangkan adanya demokrasi," ujar Masinton.