Share

5 Orang Jadi Tersangka Pemerkosaan di Tasikmalaya, Termasuk Ayah dan 2 Anak Kembarnya

Asep Juhariyono, iNews · Senin 18 April 2022 16:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 18 525 2580997 5-orang-jadi-tersangka-pemerkosaan-di-tasikmalaya-termasuk-ayah-dan-2-anak-kembarnya-8OTmedm4jm.jpg Tersangka pemerkosaan di Tasikmalaya (Foto: Asep Juhariyono)

TASIKMALAYA - Seorang ayah bersama dua anak kembar laki-lakinya, serta dua temannya di Tasikmalaya, Jawa Barat ditetapkan menjadi tersangka kasus pemerkosaan terhadap pelajar 17 tahun.

Sebelum melakukan pemerkosaan, korban dicekoki minuman keras terlebih dahulu. Korban yang malang itu pun harus putus sekolah setelah hamil 7 bulan.

BACA JUGA:Selain Vonis Mati, Harta Miliaran Herry Wirawan Dirampas untuk Korban Pemerkosaan 

Kini, kelima tersangka harus mendekam di sel tahanan Polres Tasikmalaya Kota untuk proses hukum selanjutnya. Kelimanya yakni, tersangka FA (18) dan sauda kembarnya FA (18) dan ayah keduanya, DA (46), serta dua temannya YO (18) dan RO (18). Semuanya warga Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya.

Akibat perbuatan bejat para tersangka. Korban saat ini hamil 7 bulan dan terpaksa harus putus sekolah.

Menurut Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan, perbuatan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur yang dilakukan kelima tersangka terjadi di Kecamatan Cisayong pada September 2021.

Dalam melakukan aksinya mereka memberikan minuman keras terhadap korban dan kemudian secara bergantian oleh para pelaku korban disetubuhi.

Saat korban kembali disetubuhi di kamar rumah tersangka FA, orangtua FA, yakni DA yang sedang tidur di kamar sebelah terbangun karena mendengar suara gaduh di kamar sebelah dan saat dilihat anaknya sedang menyetubuhi korban.

BACA JUGA:Selain Vonis Mati, Harta Miliaran Herry Wirawan Dirampas untuk Korban Pemerkosaan 

FA kemudian dimarahi orangtuanya DA dan menyuruh keluar dari kamarnya. Namun, melihat korban yang tanpa busana tibul napsu binatangnya dan DA kemudian malah kembali memperkosa korban.

Atas perbuatanya para tersangka dijerat Pasal 81 Ayat (2) UU RI No 17 Tahun 2016 tentang penetapan PP pengganti UU RI No 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi Undang-Undang dengan ancama penjara minimal 5 tahun maksimal 15 tahun dan denda paling banyak Rp5 miliar.

Selain kelima pelaku, polisi juga mengamankan baju seragam sekolah milik korban yang digunakan saat kejadian berlangsung.

Saat ini, kelima pelaku masih menjalani proses pemeriksaan unit PPA, dan harus mendekam di sel tahanan Polres Tasikmalaya Kota untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini