Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

BMKG Siap Dukung Penuh Pembangunan IKN Dalam Mitigasi Bencana

Binti Mufarida , Jurnalis-Rabu, 20 April 2022 |13:25 WIB
BMKG Siap Dukung Penuh Pembangunan IKN Dalam Mitigasi Bencana
Kepala BMKG, Dwikorita (Foto: Istimewa)
A
A
A

JAKARTA - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati menegaskan lembaga yang dipimpinnya siap mendukung penuh penyelenggaraan kegiatan persiapan, pembangunan, dan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN).

Meskipun, kata dia, BMKG termasuk dalam daftar lembaga yang tidak ikut pindah ke IKN di Kalimantan Timur.

"Kami siap mendukung, membantu, bergotong-royong bersama Otorita Ibu Kota Nusantara untuk membangun IKN. Utamanya dalam hal mempersiapkan data dan informasi dalam pembangunan infrastruktur di IKN, mitigasi potensi bencana alam, dan berbagai kegiatan berkenaan dengan penyelenggaraan meteorologi, klimatologi, dan geofisika," ungkap Dwikorita dalam keterangan yang diterima, Rabu (20/4/2022).

BACA JUGA:Pemerintah Rampungkan 6 Aturan Turunan UU IKN 

Dwikorita memaparkan, Kalimantan sendiri merupakan pulau yang memiliki faktor kegempaan relatif lebih kecil dibandingkan pulau lainnya di Indonesia. Kalimantan, kata dia, tidak berada di Zona Megathrust atau zona tumbukan antara lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Sehingga, apabila terjadi gempa, maka Pulau Kalimantan tidak terlalu banyak terkena dampak.

Berdasarkan sejarah kegempaan, lanjut Dwikorita, BMKG mencatat Pulau Kalimantan relatif tidak banyak terjadi gempa bumi yang menimbulkan kerusakan berat hingga korban dalam jumlah banyak. Namun, Dwikorita menegaskan, bahwa bukan berarti tidak ada gempa di sana.

"Kami akan memperkuat sistem peringatan dini gempa bumi di Pulau Kalimantan dengan menambah jumlah sensor accelerograph dan intensity meter," imbuhnya.

 BACA JUGA:Moeldoko : IKN Sudah Final Jangan Digonjang-ganjing Lagi!

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement